Oppo memperkenalkan mode baru bernama FatMax yang dirancang untuk menghitung zona pembakaran lemak secara personal.
Fitur ini berbeda dari kebanyakan jam tangan pintar yang menggunakan rumus umum berdasarkan usia.
>>> Render Galaxy Tab S12+ dan Tab S12 Ultra Bocor, Desainnya Masih Mirip Pendahulunya
Zona pembakaran lemak adalah rentang detak jantung di mana tubuh lebih banyak menggunakan lemak sebagai energi.
Dengan mengetahui rentang ini, pengguna diharapkan bisa membakar lemak lebih efisien saat berolahraga.
Umumnya, jam tangan menghitung zona ini dengan rumus 220 dikurangi usia, lalu mengambil 60-70 persen dari angka tersebut.
Namun, rumus ini tidak memperhitungkan perbedaan kondisi fisik antarindividu.
Cara Kerja FatMax
FatMax menggunakan data tinggi badan, berat badan, usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas pengguna.
Data tersebut kemudian diolah melalui algoritma kesehatan Oppo untuk menentukan zona pembakaran lemak yang spesifik.
>>> iQOO Z11S Dikabarkan Meluncur Bersama Neo 11 Ultra
Semakin lama jam tangan digunakan, semakin akurat perhitungannya karena terus menyesuaikan dengan aktivitas nyata pengguna.
Li Sheng, pimpinan bisnis produk kesehatan Oppo, mengatakan tujuan fitur ini adalah membuat pembakaran lemak lebih mudah dipantau.
Saat berolahraga, pengguna dapat melihat perkiraan gram lemak yang terbakar secara real-time. Oppo telah mendemonstrasikan fitur ini dalam acara "Burning Party" di Shenzhen.
FatMax akan hadir bersamaan dengan Oppo Watch S2 pada bulan September.
Fitur ini menyusul pembaruan kesehatan lain dari Oppo, seperti pelacakan tekanan darah dan EKG di Oppo Watch X3, serta alat bantu berbasis AI di Oppo Watch S.
Selain FatMax, Oppo juga mengumumkan fitur "Smart Track" yang dikembangkan bersama Beijing Sport University.
Fitur ini secara otomatis mencatat kecepatan dan waktu lari, lalu memberikan panduan berdasarkan data tersebut.

