Iran dan Oman belum mencapai kesepakatan final untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Namun, Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan kesabaran dengan mengatakan AS dapat menunggu hingga tekanan ekonomi melunakkan sikap Teheran.
>>> Inflasi China Melandai, Tekanan Harga Minyak Mulai Reda
Sementara itu, Iran untuk saat ini menutup kemungkinan perundingan langsung dengan AS.
Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyebut langkah itu disebabkan pelanggaran berulang terhadap kesepakatan damai sementara yang ditandatangani pada Juni.
“Selama pelanggaran Amerika terhadap Nota Kesepahaman (MoU) terus berlanjut dan AS tidak memperbaiki pelanggaran yang dilakukannya, tidak ada kemungkinan untuk melanjutkan perundingan,” kata Araghchi, seperti dikutip televisi pemerintah.
>>> Turki Kembali Izinkan Kapal Melintasi Selat Menuju Laut Hitam
Araghchi juga mengatakan kesepakatan dengan Oman untuk membentuk jalur pelayaran melalui selat tersebut “sangat dekat” untuk tercapai.
Hal itu tampaknya tidak mengganggu Trump.
>>> PLN Kawal Pasokan Listrik Andal saat Chelsea Taklukkan AC Milan 3-0 di GBK
Pada Minggu (9/8), dia mengatakan kepada Axios dalam percakapan telepon singkat bahwa AS kini mengambil sikap lebih tenang.
