Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memastikan akses wisata Gunung Bromo ditutup sementara imbas kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Kemenpar akan terus memantau perkembangan kebakaran dan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta pengelola kawasan terkait penanganannya.
>>> Pasar HP Android di Indonesia Bergeser, Konsumen Kini Lebih Memilih Performa daripada Nama Besar
"Karena itu, kami mendukung penuh keputusan penutupan sementara akses wisata Gunung Bromo sampai kondisi dinyatakan aman oleh otoritas yang berwenang," kata Kemenpar dalam keterangan tertulis, Senin (10/8/2026).
Bagi wisatawan yang memiliki jadwal kunjungan mulai 9–11 Agustus 2026 atau hingga kawasan kembali dibuka, tersedia opsi reschedule dan refund.
Pengajuan reschedule dibebaskan dari biaya perubahan jadwal dan berlaku hingga 31 Desember 2026.
>>> Pejabat Pentagon Kembali Dorong Sekutu Asia Tingkatkan Kontribusi Pertahanan
Sementara itu, refund berupa pengembalian dana secara penuh dilakukan melalui transfer langsung ke rekening atau e-wallet.

