unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Jessica Mila Tepis Tudingan Nekat Berlayar ke Pulau Padar

Jessica Mila Tepis Tudingan Nekat Berlayar ke Pulau Padar

Jessica Mila Tepis Tudingan Nekat Berlayar ke Pulau Padar
Jessica Mila Tepis Tudingan Nekat Berlayar ke Pulau Padar
A A Ukuran Teks16px

Jessica Mila menegaskan bahwa dirinya dan keluarga tidak akan nekat mengambil risiko keselamatan jika sejak awal mengetahui adanya larangan resmi berlayar menuju Pulau Padar dan Komodo, Nusa Tenggara Timur.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul sorotan publik atas keberangkatan rombongannya saat rute pelayaran ditutup otoritas setempat akibat cuaca buruk pada 7-10 Agustus 2026.

>>> Anne Hathaway Buka Suara soal Tuduhan Perut Hamil Palsu

"Seandainya kami tahu bahwa ada larangan berlayar karena ada cuaca buruk sebelumnya, tentu aku dan keluarga tidak akan mengambil risiko yang bisa membahayakan keluarga kami dengan tetap berangkat," tulis Mila di Instagram, Senin (10/8).

"Dan pasti kami akan menunda keberangkatan kami," tegasnya.

Istri Yakup Hasibuan ini menjelaskan bahwa keselamatan keluarga, terutama anak-anak yang ikut serta, selalu menjadi prioritas utama.

Oleh karena itu, ia menyerahkan seluruh urusan rute dan kelaikan pelayaran kepada nakhoda kapal yang mendampingi mereka.

Menjelang berlayar, Mila mengaku tidak menerima pemberitahuan awal dari kapten kapal mengenai pembatasan pelayaran.

Rasa curiga pun tidak muncul karena cuaca di lokasi tampak kondusif dan banyak kapal wisata lain yang bersandar di Pulau Padar pada hari yang sama.

Menantu Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan ini juga membantah tudingan bahwa rombongannya sengaja mengabaikan imbauan pemerintah demi memaksakan liburan.

>>> MONSTA X Umumkan Comeback September dengan Mini Album 'The Phase'

"Namun, adalah tidak benar dan merupakan fitnah kalau ada yang mengatakan kami telah mengetahui mengenai surat edaran tersebut dari sebelumnya seakan-akan kami tetap mengabaikan, apalagi ada tuduhan bahwa kami memaksakan kehendak untuk tetap berangkat," katanya.

"Jadi mudah-mudahan pengalaman ini bisa menjadi pelajaran bagi seluruh stakeholder, khususnya para captain kapal untuk memberikan informasi yang lebih terbuka kepada penumpangnya untuk menjaga keselamatan dan menghindari kesalahpahaman dan kerugian berbagai pihak," tambah Mila.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru
stikibot