unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Film Dokumenter Green Concrete Soroti Biaya Tersembunyi di Balik Pembangunan Kota
Hiburan

Film Dokumenter Green Concrete Soroti Biaya Tersembunyi di Balik Pembangunan Kota

Adegan dari film dokumenter Green Concrete
Film Dokumenter Green Concrete Soroti Biaya Tersembunyi di Balik Pembangunan Kota
A A Ukuran Teks16px

Film dokumenter berjudul "Green Concrete" karya sutradara Lee Sung-min mengangkat pertanyaan tentang biaya tersembunyi dari pembaruan perkotaan.

Film ini mengikuti perobohan kompleks apartemen besar di Gaepo-dong, Seoul selatan, selama tujuh tahun mulai 2017.

Lee, yang tumbuh di kompleks tersebut, awalnya merekam ruang itu sebelum hilang.

Proyek pribadinya kemudian berkembang menjadi upaya kolektif dengan mengumpulkan mantan warga untuk berbagi foto dan kenangan lama.

Melalui kisah bersama itu, film ini menggambarkan kompleks apartemen yang hampir punah sebagai salah satu dari sedikit ruang hijau di lanskap yang didominasi beton.

Alih-alih memihak dalam perdebatan pembangunan kembali, "Green Concrete" menyoroti apa yang hilang selama proses tersebut.

Spanduk relokasi segera digantikan oleh alat berat dan ekskavator yang menggali pohon-pohon yang menaungi area itu selama puluhan tahun.

Rekaman intim memperlihatkan mantan warga mengunjungi lokasi kosong, menatap jendela yang ditinggalkan, dan bertanya kepada pekerja apakah pohon yang dicabut bisa dipindahkan ke tempat lain.

Banyak warga merasa tumbuh bersama pohon-pohon itu, yang menyimpan kenangan mereka tinggal di lingkungan tersebut.

Lee mengajukan pertanyaan kunci tentang ekologi perkotaan: apakah kota yang menyingkirkan pohon-pohonnya bisa sehat bagi penghuninya?

Ia juga menggunakan kembali kayu dari pohon yang ditebang untuk membangun monumen seni publik.

Film ini tidak menawarkan jawaban sederhana untuk tantangan perumahan perkotaan, melainkan mengajak penonton merenungkan apa yang hilang ketika nilai finansial sepenuhnya mengalahkan warisan ekologis dan emosional.

"Green Concrete" telah meraih pujian kritis di festival film, memenangkan Industry Choice Award di Festival Dokumenter Internasional EBS ke-20 dan Special Mention di Kompetisi Korea pada Festival Film Ekologi Internasional Seoul ke-22.

Pada 2025, film ini dinominasikan untuk Best Feature di Green Film Network Awards.

Film ini akan dirilis di bioskop pada 19 Agustus.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru