Camat Rancabungur, Dita Aprillia, menjadi sorotan setelah video tegurannya kepada seorang tukang cukur soal pemasangan bendera Merah Putih viral di media sosial.
Peristiwa itu terjadi di sebuah tempat pangkas rambut di Bantar Kambing, Kabupaten Bogor, pada Senin, 10 Agustus 2026.
>>> InfraNexia Perkuat Kolaborasi untuk Pemerataan Internet di HUT APJII ke-30
Dalam video yang beredar, Dita meminta pemilik usaha untuk memasang bendera. Ia bahkan menawarkan untuk membelikan bendera tersebut.
"Besok pasang ya, besok pasang ya, beli dong masa gak sanggup? Saya udah kasih banyak," ucap Dita, dikutip dari akun X @txtdrimedia pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Situasi memanas ketika seorang pria yang diduga pegawai kecamatan ikut menegur tukang cukur dengan nada tinggi.
Pria itu mempertanyakan alasan belum memasang bendera dan menyinggung soal penghormatan kepada camat.
"Ya jawab, jawab, jawab, emang kata situ belum merdeka? Alasan belum merdeka apa?
>>> Polda Metro Jaya Ekshumasi Sutrimo di Banyumas dengan Tim Forensik
Apa alasannya? Ya harus ini, harus dipublikasikan.
Kami dari Kecamatan loh, Abang nggak menghargai Ibu Camat tadi. Ini atas dasar perintah dari Bupati, Abang tadi bilang belum merdeka.
Apa yang Abang pikirkan belum merdeka negara ini, coba ngomong, silahkan," cecar pria tersebut.
Potongan percakapan itu pun menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet yang menyoroti cara penyampaian teguran tersebut.
>>> Bertahan Hidup di Reruntuhan Gempa: Berapa Lama Korban Bisa Bertahan?
Lantas, siapa sebenarnya Dita Aprillia? Bagaimana profil dan rekam jejaknya sebagai Camat Rancabungur?

