Dua hari setelah gempa dahsyat melanda Kolombia barat, tim penyelamat berlomba mencari korban selamat. Sebagian besar penyelamatan terjadi dalam 24 jam pertama, dan peluang bertahan menurun setiap hari.
Menurut para ahli, korban yang terjebak di reruntuhan bisa bertahan seminggu atau lebih jika cedera tidak parah dan cuaca tidak ekstrem.
>>> Gempa Kolombia: Upaya Penyelamatan Masuki Fase Akhir, Korban Tewas 239
Namun, akses air dan udara menjadi faktor krusial.
Faktor Penentu Keselamatan
Ahli geofisika Victor Tsai dari Brown University menjelaskan, korban lebih mungkin selamat jika berada di ruang kosong yang aman, misalnya di bawah meja kokoh.
Ruang ini disebut survivable void space.
Dokter spesialis tanggap darurat Joseph Barbera dari George Washington University menambahkan, kebakaran, asap, atau bahan kimia berbahaya akibat runtuhnya bangunan dapat menurunkan peluang bertahan.
Suhu di lokasi terjebak juga memengaruhi kelangsungan hidup. Suhu ekstrem panas atau dingin dapat mempercepat dehidrasi atau hipotermia.
Contoh nyata, setelah gempa dan tsunami Jepang 2011, seorang remaja dan neneknya ditemukan hidup setelah sembilan hari terperangkap.
>>> Satpol PP Tangerang Bagikan 500 Bendera untuk Sambut HUT ke-81 RI
Pada 2010, seorang gadis Haiti diselamatkan setelah 15 hari di bawah reruntuhan.
Di Kolombia, seorang wanita berusia 32 tahun ditarik dari bangunan runtuh di Pereira setelah terjebak 36 jam. Ini menjadi tanda harapan di tengah duka.
Barbera menekankan pentingnya perawatan medis sebelum korban dikeluarkan dari reruntuhan. Jika tidak, penumpukan racun dari otot yang hancur bisa menyebabkan syok setelah diselamatkan.
Langkah Bertahan Saat Gempa
Praktik terbaik saat gempa bergantung pada lokasi. Di banyak negara, termasuk AS, disarankan untuk berlindung di bawah meja berat atau dekat furnitur kokoh.
Tutup wajah dengan kain atau masker untuk melindungi dari debu. Jika terjebak, hemat energi, jangan berlebihan, dan hemat makanan serta air.
>>> Polda Metro: Pengunjung, Bukan Panitia, di Balik Tantangan Ad-Duha
Dengarkan suara tim penyelamat dan cari benda untuk membuat kebisingan. Jika memiliki ponsel, hemat baterai dan gunakan untuk meminta bantuan secara singkat setiap hari.
