unique visitors counter
⌂ Beranda News Proses Hujan Buatan ala BRIN untuk Atasi Kekeringan dan Polusi

Proses Hujan Buatan ala BRIN untuk Atasi Kekeringan dan Polusi

Proses Hujan Buatan ala BRIN untuk Atasi Kekeringan dan Polusi
Proses Hujan Buatan ala BRIN untuk Atasi Kekeringan dan Polusi
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membuat hujan buatan untuk mengatasi polusi udara yang memburuk selama musim kemarau 2026.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pihaknya sedang menyiapkan hujan buatan untuk Jakarta dan sekitarnya.

>>> Pria Diamankan Usai Rekam Diam-Diam Penumpang Wanita di Stasiun Sudirman

alt mid

"Kami sedang menyiapkan hujan buatan, mudah-mudahan awannya ada, begitu awannya ada kami segera membuat hujan buatan untuk Jakarta dan sekitarnya," ujarnya.

Apa Itu Hujan Buatan?

Menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), hujan buatan atau Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) adalah upaya manusia untuk menambah atau mempercepat intensitas curah hujan di daerah tertentu.

TMC bertujuan meminimalkan risiko bencana alam akibat faktor iklim dan cuaca, seperti kekeringan panjang dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

alt mid

>>> KPA Tangerang Temukan 203 Kasus HIV, 164 Warga Lokal

Berdasarkan informasi dari BPBD Kota Malang, hujan buatan umumnya dilakukan untuk meningkatkan curah hujan di wilayah yang mengalami krisis air atau kekeringan ekstrem, terutama saat musim kemarau.

Bagaimana Proses Hujan Buatan?

Secara garis besar, TMC tidak serta merta membuat hujan turun begitu saja di suatu daerah.

>>> Kemendagri Buka Magang Batch 3 2026, Simak Jadwal dan Syarat Pendaftaran

Prosesnya melibatkan penyemaian awan dengan bahan tertentu agar hujan segera turun.

alt under
E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
alt mid
📰 Update Terbaru
stikibot