unique visitors counter
⌂ Beranda News Wabah Ebola di Kongo Jadi yang Terburuk Sepanjang Sejarah, 2.325 Tewas

Wabah Ebola di Kongo Jadi yang Terburuk Sepanjang Sejarah, 2.325 Tewas

Wabah Ebola di Kongo Jadi yang Terburuk Sepanjang Sejarah, 2.325 Tewas
Wabah Ebola di Kongo Jadi yang Terburuk Sepanjang Sejarah, 2.325 Tewas
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Lebih dari 70 persen kematian terjadi di komunitas, bukan di pusat kesehatan.

"Orang lebih suka dirawat di rumah, mengira itu keracunan atau penyakit lain," ujar Jean-Paul Malo Lotsima, pejabat masyarakat sipil di Djugu, Ituri.

Flavier Ngurima, warga Nizi, menceritakan saudaranya meninggal sebelum mencapai pusat perawatan. "Kami memanggil perawat keluarga untuk merawatnya di rumah karena takut ke pusat perawatan.

alt mid

Mereka bilang banyak orang mati di sana," katanya.

Tantangan

Akses ke komunitas terdampak juga terhambat oleh kelompok bersenjata. Front antara tentara Kongo dan kelompok M23 yang didukung Rwanda membagi provinsi Kivu Utara dan Selatan.

Respons internasional dikritik lambat dan tidak terorganisir.

alt mid

Staf lokal, termasuk perawat dan petugas pemakaman, mogok kerja di beberapa rumah sakit di Ituri untuk menuntut bonus.

>>> HUT ke-81 RI: Wali Kota Depok Fokus pada Pendidikan, Infrastruktur, dan Layanan Digital

Dewan Perawat Internasional mendesak otoritas DRC memberikan gaji dan perlindungan layak bagi petugas kesehatan. Beberapa vaksin sedang diuji untuk melawan strain Ebola saat ini.

alt under
R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
alt mid
📰 Update Terbaru
stikibot