Mengatur keuangan bukan sekadar mencari barang termurah. Yang penting adalah memastikan pembelian sesuai kemampuan dan prioritas.
Godaan membeli karena diskon, tren, atau keinginan semata bisa menggerus anggaran bulanan. Tanpa batas jelas, pengeluaran kecil berulang menjadi beban.
>>> Teori Kemenangan Doctor Doom di Avengers: Doomsday, Mungkinkah?
Financial planner Ode Kustriani Atmaja menyarankan pengeluaran konsumtif non-esensial dibatasi. Belanja di luar kebutuhan utama idealnya 10–20 persen dari pendapatan bulanan.
Angka itu berlaku setelah kebutuhan pokok, cicilan, dana darurat, dan investasi terpenuhi.
Jangan Jadikan Diskon Alasan untuk Belanja
Diskon memang menarik, tetapi harga murah tidak otomatis menjadikan barang sebagai kebutuhan. Saat tergoda, berhentilah sejenak dan tanyakan apakah barang itu benar-benar akan digunakan.
Ode mengingatkan agar pembelian konsumtif tidak mengorbankan kondisi keuangan. Ia menegaskan, pembelian barang konsumsi sebaiknya tidak menggunakan utang konsumtif atau mengorbankan tujuan keuangan jangka panjang.
Penggunaan cicilan atau paylater untuk barang tidak mendesak juga perlu dihitung. Harga mungkin terlihat ringan saat dibayar bertahap, tetapi kewajiban itu tetap membebani penghasilan bulan berikutnya.
>>> HUT ke-81 RI: Wali Kota Tangsel Dorong Optimalisasi Potensi Daerah untuk Kedaulatan
Selain harga beli, konsumen perlu melihat biaya setelah barang dimiliki. Barang yang jarang dipakai tetapi butuh perawatan, aksesori, atau tempat penyimpanan bisa membuat pengeluaran membengkak.
Cara Lebih Bijak Sebelum Membeli Barang
Bedakan kebutuhan dan keinginan. Sebelum checkout atau membayar di kasir, pastikan barang memang dibutuhkan.
Kebiasaan sederhana ini membantu mengurangi pembelian impulsif.
Ode menyebut, membiasakan diri membedakan kebutuhan dan keinginan sebelum berbelanja adalah langkah awal yang baik.
>>> Wabah Ebola di Kongo Jadi yang Terburuk Sepanjang Sejarah, 2.325 Tewas
Bandingkan harga dan manfaat. Jangan hanya tergoda harga murah, tetapi nilai apakah barang tersebut memberikan manfaat sesuai pengeluaran.
