Bagi sebagian besar pengguna smartphone di era 5G saat ini, battery anxiety atau kecemasan kehabisan daya di tengah hari adalah masalah nyata. Menjawab keresahan tersebut, POCO baru saja memperkenalkan sebuah game-changer di kelas entry-mid-range: POCO M8 Power 5G.
Dibekali dengan baterai jumbo berkapasitas 8.000 mAh, smartphone ini secara berani memposisikan dirinya sebagai "power bank berjalan" yang tetap menawarkan pengalaman multimedia premium. Namun, pertanyaannya: apakah spesifikasi lainnya mampu mengimbangi sektor daya tahannya? Dan kapan smartphone unik ini akan resmi menyapa konsumen di Tanah Air?
Simak ulasan lengkap spesifikasi, prediksi harga, dan estimasi jadwal rilis POCO M8 Power 5G untuk pasar Indonesia berikut ini.
Fenomena Baterai Jumbo: Teknologi Silicon-Carbon 8.000 mAh
Daya tarik utama dari POCO M8 Power 5G jelas terletak pada sektor daya tahannya. Mengusung baterai silicon-carbon berkapasitas masif 8.000 mAh, POCO mengklaim perangkat ini mampu bertahan hingga tiga hari penggunaan normal.
Sebagai gambaran, POCO menyertakan data klaim pabrikan yang cukup mencengangkan:
- Pemutaran Video: Hingga 28 jam non-stop.
- Media Sosial: Hingga 31 jam scrolling.
- Gaming: Hingga 14 jam.
- Navigasi (GPS): Hingga 11 jam.
- Mode Standby: Hingga 38 hari.
Meski angka di atas adalah hasil uji laboratorium dan bisa berbeda tergantung pola pakai masing-masing pengguna, kapasitas 8.000 mAh adalah sebuah kemewahan di tahun 2026. Anda bisa meninggalkan power bank di rumah saat bepergian jauh, camping, atau bekerja di lapangan.
Tak hanya itu, POCO membekalkan fast charging 45W untuk mengisi ulang "tangki" raksasa ini. Fitur yang tak kalah keren adalah Reverse Charging 22.5W. Fitur ini memungkinkan POCO M8 Power 5G berubah fungsi menjadi power bank nirkabel atau kabel untuk mengisi daya smartphone teman, TWS, hingga smartwatch Anda.

