unique visitors counter
⌂ Beranda News Harry dan Elton John Harus Bayar Jutaan Dolar ke Penerbit Daily Mail
News

Harry dan Elton John Harus Bayar Jutaan Dolar ke Penerbit Daily Mail

Harry dan Elton John Harus Bayar Jutaan Dolar ke Penerbit Daily Mail
Harry dan Elton John Harus Bayar Jutaan Dolar ke Penerbit Daily Mail
A A Ukuran Teks16px

Pangeran Harry, penyanyi Elton John, dan sejumlah tokoh terkenal lainnya harus membayar jutaan dolar dari kantong sendiri untuk menutup biaya hukum penerbit Daily Mail.

Keputusan ini dijatuhkan setelah hakim memutuskan bahwa gugatan privasi mereka gagal dan dilakukan dengan cara yang tidak masuk akal.

>>> SIM Keliling Tangsel Sabtu 22 Agustus 2026: Lokasi dan Jadwal Layanan

Hakim Matthew Nicklin, dalam putusan biaya yang diterbitkan Jumat, memerintahkan pembayaran interim sebesar 9,54 juta pound dari para penggugat kepada Associated Newspapers, penerbit Daily Mail.

Pembayaran tersebut harus dilakukan paling lambat 28 Agustus.

Nicklin juga menyatakan biaya tambahan harus dibayar atas dasar 'indemnity basis', yang berarti Associated tidak perlu menunjukkan bahwa biaya tersebut wajar dan proporsional.

Bulan lalu, Nicklin menolak gugatan yang diajukan oleh putra bungsu Raja Charles, John, dan lima tokoh lainnya.

Gugatan tersebut menuduh bahwa surat kabar Mail terlibat dalam aktivitas ilegal yang meluas, seperti penyadapan telepon.

Jumlah total pembayaran yang harus dibayarkan kepada Associated belum diumumkan pada Jumat.

Jika tidak ada kesepakatan antara para pihak, biaya Associated akan dinilai dalam proses terpisah.

Keputusan ini muncul saat Harry bersiap kembali ke Inggris

Putusan ini datang beberapa hari setelah kabar mengejutkan bahwa Harry, yang mengundurkan diri dari tugas resmi pada 2020, akan kembali bersama istrinya Meghan dan dua anak mereka untuk tinggal di Inggris.

Nicklin, menjelaskan keputusan biaya, sangat kritis terhadap cara kasus para penggugat diajukan.

Dia menyebut tuduhan serius didasarkan pada fondasi 'spekulatif dan inferensial' dan tidak ditarik kembali ketika tidak lagi dikejar.

"Dalam penilaian saya, efek kumulatif dari hal-hal ini membawa kasus ini jauh melampaui norma. Perilaku itu tidak masuk akal sampai tingkat tinggi," kata Nicklin.

📰 Update Terbaru