Musim kemarau membuat aktivitas olahraga di luar ruangan membutuhkan perhatian lebih.
Suhu udara yang meningkat dan paparan sinar matahari yang lebih kuat dapat membuat tubuh mengeluarkan keringat lebih banyak.
>>> Jakarta Cerah pada 22 Agustus 2026, BMKG Ingatkan Suhu 33 Derajat
Bagi masyarakat yang tetap menjalankan rutinitas olahraga, kondisi tersebut perlu diantisipasi. Aktivitas fisik yang dilakukan tanpa persiapan bisa berujung pada gangguan kesehatan, seperti dehidrasi.
Olahraga memang menjadi salah satu cara untuk menjaga kebugaran tubuh. Aktivitas fisik secara rutin dapat membantu mempertahankan stamina, menjaga kekuatan otot, sekaligus mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Namun, ketika olahraga dilakukan dalam kondisi cuaca panas, tubuh harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu normal. Saat berolahraga, tubuh secara alami menghasilkan panas.
Untuk mengurangi panas tersebut, tubuh akan mengeluarkan keringat.
Dalam kondisi suhu lingkungan yang tinggi, proses pendinginan tersebut dapat berlangsung lebih intens sehingga cairan tubuh yang hilang melalui keringat juga semakin banyak.
Jika cairan yang keluar tidak segera digantikan, seseorang dapat mengalami dehidrasi. Karena itu, olahraga selama musim kemarau tetap bisa dilakukan selama memperhatikan kondisi cuaca dan kemampuan tubuh.
6 Cara Aman Berolahraga di Musim Kemarau
Berikut enam cara yang bisa dilakukan agar tetap aman berolahraga di musim kemarau.
>>> Iran Peringatkan AS: Sanksi Ekonomi akan Dibalas dengan Respons Menghancurkan
Pertama, pilih waktu yang tepat, seperti pagi atau sore hari. Hindari berolahraga saat matahari terik.
Kedua, penuhi kebutuhan cairan sebelum, selama, dan setelah olahraga. Minum air putih secara teratur.
Ketiga, kenakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat. Gunakan topi atau pelindung kepala.
Keempat, lakukan pemanasan dan pendinginan dengan cukup. Ini membantu tubuh beradaptasi dengan suhu.
Kelima, perhatikan intensitas olahraga. Jangan memaksakan diri jika merasa lelah atau pusing.
Keenam, kenali tanda-tanda dehidrasi, seperti haus berlebihan, mulut kering, atau urine berwarna gelap. Segera hentikan olahraga jika muncul gejala tersebut.
>>> Aa Juju Ungkap Masalah Ioniq 5, Sales Hyundai Fatmawati Minta Maaf
Dengan menerapkan cara-cara tersebut, olahraga di musim kemarau tetap aman dan bermanfaat. Tubuh tetap bugar tanpa risiko dehidrasi.
