Tim kuasa hukum El Rumi, Aldwin Rahadian, melayangkan peringatan keras terhadap sejumlah pihak dan akun media sosial yang mengaitkan kliennya dengan isu berinisial EJR yang viral di Threads.
Aldwin menegaskan bahwa tuduhan yang beredar di ruang publik tersebut merupakan fitnah dan upaya penggiringan opini yang tidak berdasar.
>>> 5 Film Bioskop Akhir Pekan 21-23 Agustus 2026: Insidious 6 hingga Awarapan 2
Pihaknya, saat berada di Polda Metro Jaya, memastikan akan menempuh jalur hukum tegas bagi siapa saja yang terbukti merusak nama baik El Rumi.
"Saya mengimbau kepada siapa pun, ya, modus niat-niat jahat untuk melakukan mendiskreditkan, memfitnah, apalagi misalkan ada modus-modus yang diduga pemerasan dan sebagainya, saya warning untuk hati-hati," ujar Aldwin, Jumat (21/8).
Pihak hukum El Rumi menyayangkan narasi liar yang disebarkan akun anonim tanpa bukti sah.
Aldwin menyentil pihak yang merasa dirugikan untuk berani memunculkan identitas asli pelaku dan melapor secara resmi ke pihak berwajib, ketimbang membuat gaduh di dunia maya.
Ia mengungkapkan bahwa kliennya merasa terganggu karena banyak pihak mendatanginya untuk meminta kepastian apakah ia sosok EJR yang dimaksud dalam utas di media sosial.
Meski cerita itu berasal dari akun anonim, El Rumi merasa perlu memberikan klarifikasi untuk menjaga nama baiknya.
>>> Sinopsis Fall: Dua Pendaki Terjebak di Puncak Menara TV 610 Meter
El saat ini masih memantau perkembangan rumor dan tidak segan melakukan tindakan hukum bila diperlukan.
Tim kuasa hukum juga terus mengumpulkan bukti serta memantau pergerakan akun-akun yang terindikasi menggiring opini negatif.
Peringatan tersebut diharapkan mampu meredam spekulasi publik terkait isu tuduhan perilaku tidak menyenangkan yang mendadak menyeret nama El Rumi.
Pihak El Rumi buka suara setelah akun @ajsbsbwas pada Rabu (19/8) di Threads menceritakan dugaan pelecehan oleh artis berinisial EJR.
Kejadian dimulai ketika ia dipaksa menghirup asap vape hingga kehilangan kendali atas dirinya.
>>> The Odyssey Raup Rp23,9 Triliun, Rekor Film Rating R Terbaru
Ia mengklaim membuat utas itu bukan untuk mencari sensasi, melainkan menyuarakan ketidakadilan dan trauma berat yang masih menghantuinya.