unique visitors counter
⌂ Beranda News Meta Didakwa Sengaja Membuat Anak Kecanduan Media Sosial
News

Meta Didakwa Sengaja Membuat Anak Kecanduan Media Sosial

Meta Didakwa Sengaja Membuat Anak Kecanduan Media Sosial
Meta Didakwa Sengaja Membuat Anak Kecanduan Media Sosial
A A Ukuran Teks16px

Sidang penting dimulai di Oakland, California, Selasa (19/8/2026), ketika pengacara California menuduh Meta Platforms sengaja membuat anak-anak kecanduan platform Facebook dan Instagram.

Sebanyak 29 negara bagian AS menggugat Meta, menuntut denda hingga ratusan miliar dolar dan perubahan cara bisnis perusahaan.

>>> Anggaran Pendidikan 2027 Meningkat, Nasib Gaji Guru Masih Menggantung

Empat negara bagian utama—California, Colorado, Kentucky, dan New Jersey—menuduh Meta merancang platformnya untuk membuat pengguna muda kecanduan, memicu kecemasan, depresi, bahkan bunuh diri, serta menyesatkan konsumen tentang keamanan platform.

Tuduhan Jaksa

Megan O'Neill, wakil jaksa agung California, mengatakan kepada delapan juri bahwa model bisnis Meta adalah "mengaitkan pengguna, menahan mereka selama mungkin, mengumpulkan data mereka, lalu menyembunyikan kebenaran dari publik."

"Ini bekerja sangat baik untuk anak-anak," tambahnya. "Meta membutuhkan anak-anak, dan perlu meyakinkan orang-orang yang peduli pada anak-anak bahwa mereka aman."

Juri diharapkan memberikan vonis penasihat, tetapi Hakim Distrik AS Yvonne Gonzalez Rogers yang akan menentukan tanggung jawab Meta.

Jika terbukti bersalah, Rogers dapat menjatuhkan denda perdata dan memerintahkan perubahan pada Facebook dan Instagram.

Pembelaan Meta

Pengacara Meta diperkirakan akan memberi tahu juri bahwa perusahaan telah berupaya besar menjaga keamanan anak-anak secara daring.

Meta menyatakan tidak membuat pernyataan menyesatkan tentang keamanan, dan negara bagian gagal menunjukkan bahwa penduduk mereka dirugikan.

CEO Meta Mark Zuckerberg dan kepala Instagram Adam Mosseri dijadwalkan menjadi saksi. Sidang dijadwalkan berlangsung enam minggu.

Para ahli menyebut persidangan ini sebagai ujian hukum terbesar sejauh ini atas efek media sosial pada pengguna muda, di tengah evaluasi global yang lebih luas.

Meta menyebut denda bisa mencapai $1,4 triliun, mendekati nilai pasar perusahaan.

📰 Update Terbaru
stikibot