unique visitors counter
⌂ Beranda News Kepala Staf Pakistan Munir Disebut Telepon Trump Sebelum Kunjungan ke Teheran
News

Kepala Staf Pakistan Munir Disebut Telepon Trump Sebelum Kunjungan ke Teheran

Kepala Staf Pakistan Munir Disebut Telepon Trump Sebelum Kunjungan ke Teheran
Kepala Staf Pakistan Munir Disebut Telepon Trump Sebelum Kunjungan ke Teheran
A A Ukuran Teks16px

Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Jenderal Asim Munir, dilaporkan telah berbicara dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pekan lalu.

Informasi ini disampaikan oleh tiga sumber Pakistan yang mengetahui masalah tersebut.

>>> Zelenskyy Tegaskan Ukraina Ingin Damai tapi Tak Akan Menyerah pada Hari Kemerdekaan

Panggilan telepon itu terjadi hanya beberapa hari sebelum Munir dijadwalkan mengadakan pembicaraan di Teheran, ibu kota Iran, pada Senin.

Kunjungan ini dinilai penting di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran.

Menurut sumber-sumber tersebut, komunikasi antara Munir dan Trump belum pernah dilaporkan sebelumnya.

Panggilan itu dilakukan saat AS mengancam akan memberlakukan sanksi ekonomi besar-besaran yang menargetkan Iran dan mitra dagangnya.

Kantor Sekretaris Pers Gedung Putih belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait laporan ini. Hingga saat ini, isi pembicaraan antara Munir dan Trump masih belum jelas.

Kunjungan Munir ke Teheran terjadi di tengah upaya Pakistan untuk menjaga hubungan baik dengan negara-negara tetangga dan aktor internasional.

>>> Aktivitas Seru saat Kemarau: 6 Pilihan Outdoor yang Aman dan Tidak Membosankan

Langkah ini juga menunjukkan dinamika diplomasi yang kompleks di kawasan.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Iran, Eskandar Momeni, bertemu dengan Munir di Rawalpindi, Pakistan, pada 21 Juli. Pertemuan itu menunjukkan adanya komunikasi erat antara kedua negara.

Laporan ini muncul ketika AS terus meningkatkan tekanan terhadap Iran melalui sanksi ekonomi.

Pakistan, yang memiliki hubungan dekat dengan Iran dan Arab Saudi, berada dalam posisi yang rumit dalam politik regional.

Belum ada konfirmasi resmi dari pihak Pakistan maupun AS mengenai panggilan telepon tersebut. Namun, jika benar, hal ini dapat memengaruhi keseimbangan hubungan diplomatik di kawasan.

>>> Kronologi Kecelakaan Maut Surabaya: ENR Mabuk Tabrak Taksi dan Pikap, Satu Tewas

Para pengamat menilai komunikasi semacam itu menunjukkan pentingnya peran Pakistan dalam diplomasi internasional, terutama terkait isu Iran. Namun, detail lebih lanjut masih menunggu perkembangan.

📰 Update Terbaru