Pemerintah Kota Seoul membuka peluang bagi para startup untuk mengubah pengalaman tradisional Korea, seperti temple food, meditasi, dan pengobatan tradisional, menjadi layanan yang lebih mudah diakses dan personal bagi wisatawan mancanegara.
Pendaftaran akan dibuka mulai Selasa hingga 9 September.
>>> Woo Seo-yoon, Mahasiswi Seni Tufts, Dinobatkan sebagai Miss Korea 2026
Program ini menyasar startup yang mengusulkan layanan pariwisata yang menggabungkan atraksi tradisional dengan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi digital lainnya.
Startup terpilih akan berbagi dana sekitar 100 juta won (sekitar Rp1,2 miliar) untuk proof-of-concept, serta mendapatkan program akselerator dan dukungan promosi melalui kanal resmi kota.
Kolaborasi dengan Mitra Swasta
Program ini dirancang untuk memasangkan startup pariwisata dengan organisasi swasta yang memiliki sumber daya dan keahlian pariwisata lokal.
Dengan begitu, startup dapat menguji model bisnis baru bersama wisatawan internasional di lingkungan nyata.
Beberapa proposal yang bisa diajukan antara lain layanan pemesanan dan informasi multibahasa untuk temple food dan temple stay, pemandu wisata berbasis AI ke kuil dan budaya Buddha, paket kesehatan yang menggabungkan pengobatan tradisional dan pariwisata, serta layanan personal berdasarkan minat kesehatan pengunjung.
Pemerintah kota menyebut upaya ini untuk mengatasi tantangan umum yang dihadapi wisatawan asing, seperti mencari informasi, melakukan reservasi, dan berkomunikasi lintas bahasa.
>>> DMZ Siap Gelar Festival Perdana DMZ Peace Festa, Ubah Kawasan Perbatasan Jadi Destinasi Wisata Damai
Startup terpilih akan bekerja sama dengan mitra swasta untuk menyempurnakan model bisnis mereka sebelum melakukan proyek proof-of-concept di lokasi wisata.
Seoul akan menyediakan dana demonstrasi dan menghubungkan perusahaan dengan akselerator profesional, serta mendukung pemasaran online dan offline untuk mempromosikan proyek yang berhasil.
Tahun lalu, kolaborasi ini menghasilkan layanan seperti penyimpanan dan pengiriman bagasi untuk wisatawan internasional yang bekerja sama dengan Good Luck Company dan CJ CGV, serta tur dengan pemandu khusus yang dikembangkan oleh Pavement dan Amore Seongsu.
Pendaftar yang memenuhi syarat adalah bisnis perorangan atau korporasi yang didirikan dalam tujuh tahun terakhir per 9 September.
Pendaftaran ditutup pada pukul 17.00 hari itu.
>>> Pusat Wisata Seoul Perpanjang Jam Operasional dan Tambah Pengalaman Lokal
Kepala Biro Pariwisata dan Olahraga Seoul, Cho Sung-ho, mengatakan program ini akan menghubungkan sumber daya pariwisata lokal yang khas dengan teknologi inovatif untuk menciptakan layanan yang dapat langsung dialami wisatawan internasional.
