Cuaca panas membuat banyak orang mengandalkan AC untuk mendinginkan ruangan. Namun, penggunaan AC yang intensif bisa membuat tagihan listrik membengkak.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia masih berlangsung hingga September. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara hemat listrik di rumah.
>>> Mahkamah Agung AS Buka Jalan untuk Pembatasan Surat Suara, tapi Masih Ada Hambatan
Dikutip dari laman Jakarta Smart City, cuaca panas membuat AC perlu bekerja lebih lama untuk mempertahankan suhu ruangan.
Hal ini meningkatkan konsumsi energi dan membuat tagihan listrik melonjak.
Tips Hemat Listrik saat Cuaca Panas
Berikut tujuh tips hemat listrik di rumah saat cuaca panas agar pengeluaran bulanan tidak melonjak.
1. Manfaatkan udara sejuk pagi hari untuk ventilasi alami.
Buka jendela dan biarkan udara segar masuk sebelum matahari terik.
2. Atur suhu AC pada level yang tidak terlalu rendah, misalnya 24-25 derajat Celsius.
Suhu yang lebih dingin membuat AC bekerja lebih keras.
3. Gunakan timer atau matikan AC saat ruangan tidak digunakan.
Ini membantu mengurangi pemakaian listrik secara signifikan.
>>> 25 Agustus 2026: Harga Emas Perhiasan 24K Naik Jadi Rp2.430.000
4. Pastikan ruangan tertutup rapat saat AC menyala.
Kebocoran udara membuat AC bekerja ekstra untuk menjaga suhu.
5. Bersihkan filter AC secara rutin.
Filter yang kotor menghambat aliran udara dan membuat AC lebih boros energi.
6. Gunakan tirai atau gorden untuk menghalau sinar matahari langsung.
Ini membantu menjaga suhu ruangan tetap sejuk.
7. Manfaatkan kipas angin sebagai pendamping AC.
Kipas membantu sirkulasi udara sehingga AC tidak perlu bekerja terlalu keras.
>>> Kecelakaan di Tanah Abang: Taksi Green SMI Tertemper KRL, Dua Penumpang Luka
Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat tetap nyaman menggunakan AC tanpa khawatir tagihan listrik membengkak. Selamat mencoba!
