Cuaca panas yang menyengat membuat tubuh lebih rentan mengalami dehidrasi. Bagi penderita diabetes atau mereka yang memiliki gula darah tinggi, kondisi ini bisa memperburuk kontrol gula darah.
Berkeringat berlebihan menyebabkan cairan tubuh berkurang, yang dapat meningkatkan kadar gula darah. Selain itu, olahraga di luar ruangan menjadi lebih sulit dilakukan.
Salah satu tantangan terbesar adalah menjaga pola makan. Banyak makanan penyegar seperti es krim dan es serut justru menjadi pilihan terburuk untuk pengendalian gula darah.
Hati-hati dengan Buah Tinggi Gula
Mengurangi porsi makanan berkarbohidrat seperti nasi dan mi dapat membantu menstabilkan gula darah. Buah-buahan dengan kandungan gula tinggi, terutama jenis tropis, sebaiknya dikonsumsi secukupnya.
Buah dengan indeks glikemik rendah seperti mentimun dan tomat menjadi pilihan yang lebih baik.
Olahraga di Dalam Ruangan
Gula darah biasanya mulai naik sekitar 30 menit hingga satu jam setelah makan. Bergerak setelah makan dapat mencegah lonjakan tajam.
Jika olahraga di luar terlalu berat karena panas, berjalan di dalam rumah bisa menjadi alternatif sederhana. Peregangan, latihan dumbbell ringan, atau olahraga rumahan lainnya juga baik.
Pada malam hari yang lebih sejuk, berjalan di sekitar lingkungan atau mendaki bukit dapat membantu membangun kekuatan otot.
Manfaat Cuka dalam Menu Harian
Menurut Asosiasi Diabetes Korea, cuka dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Cuka fermentasi alami adalah pilihan ideal, tetapi cuka biasa dengan sedikit bahan tambahan juga bermanfaat.
Mengonsumsinya bersama mentimun dapat memberikan efek yang lebih besar. Sup mentimun dingin adalah hidangan musim panas yang cocok.
Cara membuatnya mudah: campurkan cuka ke dalam air matang yang sudah didinginkan, lalu tambahkan irisan mentimun dan bumbu.
Penggunaan cuka yang sedikit lebih banyak dapat meningkatkan efek penurunan gula darah.
Kurangi Karbohidrat dan Gorengan
Makanan berlemak dan mi yang tinggi kalori dapat menyebabkan gula darah naik cepat dan meningkatkan risiko kenaikan berat badan.
Camilan larut malam perlu diwaspadai karena tubuh tidak sempat membakar kalori sebelum tidur.
Minuman manis juga harus dibatasi. Bahkan minuman berlabel '100 persen jus buah' mungkin mengandung bahan tambahan.
Air putih, sayuran segar, dan buah rendah glikemik tetap menjadi pilihan paling sehat.
Mengendalikan nafsu makan dan menghindari makan berlebihan adalah kunci menjaga kesehatan.