Polisi bersama Imigrasi Ngurah Rai tengah memburu dua warga negara asing (WNA) yang diduga melakukan tindakan tak senonoh di pekarangan rumah warga di Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.
Identitas salah satu pelaku mulai terungkap setelah polisi mencocokkan wajah dari rekaman kamera pengawas atau CCTV.
>>> Kawanan Curanmor di Depok Tembak ke Udara Saat Digagalkan Warga
Dari hasil pencocokan tersebut, pria yang terekam dalam video diketahui merupakan warga negara Australia.
Kasus ini menjadi perhatian karena aksi tersebut dilakukan di area rumah warga dan baru berhenti setelah pemilik rumah keluar dan memergoki keduanya.
Polisi Identifikasi WNA dari Rekaman CCTV
Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana mengatakan, petugas gabungan masih melakukan pencarian terhadap kedua WNA tersebut.
Polisi tidak hanya mencari pria yang diduga berkewarganegaraan Australia, tetapi juga perempuan yang berada bersamanya.
“Saat ini tim gabungan sedang melakukan pencarian intensif. Selain memburu keberadaan pria, pasangan perempuannya juga,” ujar I Ketut Sukadana.
Berdasarkan rekaman CCTV, kedua orang tersebut diketahui masuk ke halaman rumah warga sekitar pukul 18.29 Wita.
>>> Profil Revaldo Fifaldi: Aktor yang Kembali Tersandung Kasus Narkoba
Awalnya, mereka terlihat memantau kondisi sekitar sebelum melakukan tindakan tidak senonoh di area pintu pagar.
Aksi tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 18.43 Wita. Situasi kemudian berubah ketika pemilik rumah keluar dan melihat keberadaan keduanya.
Kedua Pelaku Kabur Setelah Dipergoki Pemilik Rumah
Setelah mengetahui aksinya dipergoki, kedua WNA tersebut langsung meninggalkan lokasi. Mereka melarikan diri dengan berjalan kaki menuju arah barat.
Rekaman CCTV kini menjadi salah satu petunjuk penting bagi petugas untuk mengidentifikasi dan melacak keberadaan kedua pelaku.
Polisi bersama pihak Imigrasi Ngurah Rai masih melakukan pencarian untuk memastikan keberadaan mereka.
>>> Begal di Purwakarta Dibekuk, Uang Rp8 Juta Hasil Jualan Korban Selamat
Langkah tersebut juga diperlukan untuk mengetahui identitas lengkap kedua WNA serta kronologi kejadian secara lebih menyeluruh.
