unique visitors counter
⌂ Beranda News Tragedi di Kamar Kos Surabaya: Mahasiswi Diduga Bunuh Bayi Baru Lahir, Awali dari Rasa Takut dan Pacar yang Menghilang
News

Tragedi di Kamar Kos Surabaya: Mahasiswi Diduga Bunuh Bayi Baru Lahir, Awali dari Rasa Takut dan Pacar yang Menghilang

Tragedi di Kamar Kos Surabaya: Mahasiswi Diduga Bunuh Bayi Baru Lahir, Awali dari Rasa Takut dan Pacar yang Menghilang
Berita • Instagram
A A Ukuran Teks16px

Dinding kamar kos di Jalan Gubeng Kertajaya 9E, Surabaya, seolah menjadi saksi bisu atas sebuah tragedi kelam yang merenggut nyawa bayi tak berdosa. Kasus kehamilan di luar nikah yang berujung pada tindakan nekat kembali mengguncang Kota Pahlawan.
 
Kali ini, polisi harus mengamankan ALSU (24), seorang mahasiswi yang diduga tega membunuh bayi yang baru saja ia lahirkan sendirian di dalam kamar kosnya. Peristiwa memilukan ini menjadi catatan merah sekaligus peringatan keras mengenai fenomena "gunung es" kehamilan di luar nikah yang kerap berakhir tragis akibat ketiadaan dukungan dan rasa takut yang berlebihan.
 

Kronologi Penemuan: Tangisan Bayi dan Pintu yang Terkunci

Tragedi ini bermula pada Rabu, 5 Agustus 2026. Ibu kos berinisial IA (52) tengah beristirahat ketika telinganya menangkap suara tangisan bayi yang merintih dari dalam kamar ALSU. Kejanggalan pun muncul, mengingat ALSU diketahui tinggal seorang diri dan tidak memiliki bayi.
 
Karena pintu kamar ALSU terkunci rapat dari dalam, kecurigaan ibu kos semakin memuncak. IA pun meminta bantuan seorang saksi berinisial TSW untuk mendobrak paksa pintu kamar tersebut.
 
"Setelah pintu berhasil dibuka, pelapor masuk dan menemukan ALSU beserta seorang bayi baru lahir tergeletak atau tidur tanpa alas di lantai kamar," ujar Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, saat dikonfirmasi pada Senin (24/8/2026).
 
Melihat kondisi bayi yang memprihatinkan dan tergeletak telanjang di lantai, IA yang panik segera membawa ALSU dan bayi tersebut ke RSUD Haji Surabaya untuk mendapatkan pertolongan medis darurat. Namun, nasib berkata lain. Setibanya di rumah sakit, tim medis memastikan bayi malang tersebut sudah meninggal dunia.
 
Mengetahui fakta tersebut, pihak rumah sakit dan ibu kos langsung melapor ke Polrestabes Surabaya. Polisi bergerak cepat menyelidiki lokasi kejadian (TKP) dan mengamankan ALSU sebagai tersangka.
 

📰 Update Terbaru