unique visitors counter
⌂ Beranda News Zelenskyy Kunjungi Pasukan di Garis Depan Ukraina, Beri Medali
News

Zelenskyy Kunjungi Pasukan di Garis Depan Ukraina, Beri Medali

Zelenskyy Kunjungi Pasukan di Garis Depan Ukraina, Beri Medali
Zelenskyy Kunjungi Pasukan di Garis Depan Ukraina, Beri Medali
A A Ukuran Teks16px

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengunjungi pasukan di garis depan tenggara pada Rabu (26/8/2026).

Dalam kunjungan itu, Zelenskyy memberikan medali kepada para prajurit.

>>> Inflasi AS Tetap Tinggi di Tengah Perang Iran dan Ancaman Tarif Dagang

Ukraina sebelumnya mengklaim telah merebut kembali sekitar 26 desa di wilayah yang mencakup tiga region timur dan selatan.

Klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh AFP.

"Hari ini, bersama Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina Mykhailo Drapaty, kami bekerja di garis depan di sektor Oleksandrivsky," tulis Zelenskyy di media sosial.

Ia juga bertemu dengan para komandan untuk membahas pasokan drone dan artileri.

Zelenskyy menyebut pembahasan mencakup "masalah AWOL, serta pelatihan dan motivasi prajurit kami".

Setelah empat setengah tahun perang yang melelahkan melawan Rusia, tentara Ukraina yang kalah jumlah dan persenjataan menghadapi masalah desersi massal dan konskripsi.

>>> DPR Percepat RUU Perampasan Aset, Target Selesai Desember 2026

Tahun ini, Kyiv berhasil menstabilkan garis depan yang kini didominasi oleh gerombolan drone.

Drone membuat pergerakan pasukan cepat hampir mustahil dilakukan.

Rusia menduduki hampir seperlima wilayah Ukraina, termasuk Semenanjung Krimea yang dianeksasi dan area wilayah industri Donbas.

Sebagian besar kemajuan Rusia terjadi pada minggu-minggu pertama invasi, dengan perolehan wilayah berikutnya memakan banyak korban jiwa.

Dalam kunjungan tersebut, Zelenskyy juga bertemu dengan para komandan untuk membahas pasokan drone dan artileri, serta masalah AWOL, pelatihan, dan motivasi prajurit.

>>> Menanti Izin Polisi, Laga Persija vs Persib 12 September di SUGBK Masih Berproses

Ukraina telah mengklaim merebut kembali sekitar 26 desa di wilayah yang mencakup tiga region timur dan selatan, namun klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh AFP.

📰 Update Terbaru