Infantino Turun Gunung: Puji Atmosfer "Neraka" bagi Lawan
Kehadiran Gianni Infantino di tribun VIP Stadion My Dinh menjadi sorotan tajam media internasional. Bos FIFA ini secara langsung menyaksikan duel klasik rivalitas Asia Tenggara: Vietnam vs Thailand.
Usai laga, Infantino tidak bisa menyembunyikan kekagumannya. Melalui unggahan resmi di akun Instagram pribadinya, ia memuji atmosfer stadion yang seolah menjadi "neraka" bagi tim tamu, namun menjadi surga bagi tuan rumah.
"Sungguh menyenangkan bisa berada di Hanoi yang indah untuk menyaksikan pertandingan final Kejuaraan ASEAN 2026 dan merasakan atmosfer penuh semangat di dalam stadion yang dipadati penonton," tulis Infantino.
Lebih lanjut, Infantino memberikan apresiasi khusus kepada jutaan suporter Vietnam yang tidak henti-hentinya menciptakan suasana karnaval sepak bola. "Jutaan orang di seluruh Vietnam merayakan kemenangan malam ini setelah tim mereka berhasil mempertahankan gelar juara dengan kemenangan agregat 4-2," tambahnya.
Sinyal Positif bagi FIFA dan Sepak Bola Asia Tenggara
Bagi FIFA, antusiasme yang meledak-ledak di Asia Tenggara bukan sekadar tontonan, melainkan indikator kesehatan industri sepak bola global. Infantino menyadari bahwa pasar dan passion di kawasan ini adalah aset berharga yang harus terus didukung.
Melihat antusiasme yang luar biasa di regional Asia Tenggara, Infantino merasa terpacu untuk bekerja lebih keras lagi di markas FIFA demi perkembangan sepak bola di dunia, termasuk di kawasan ASEAN.
"Momen-momen seperti inilah yang mencerminkan esensi dari FIFA, seiring upaya kami untuk terus bekerja sama dengan Asosiasi Anggota FIFA dalam mengembangkan olahraga ini dan menghadirkan sepak bola terbaik ke seluruh penjuru dunia," tutur Infantino menutup pernyataannya.
Kehadiran dan pujian dari orang nomor satu di FIFA ini menjadi sinyal positif bahwa sepak bola Asia Tenggara, yang selama ini sering dianggap sebagai "kasta kedua" di benua kuning, kini mulai dilirik dan diakui potensi komersial serta kompetitifnya oleh dunia.
Bagi Indonesia dan negara ASEAN lainnya, apa yang ditunjukkan Vietnam dan Thailand di final Piala AFF 2026 ini harus menjadi tamparan sekaligus motivasi. Bahwa dengan manajemen yang baik, dukungan suporter yang masif, dan taktik yang tepat, sepak bola Asia Tenggara bisa berdiri sejajar dan menyita perhatian dunia.