Pemerintah Kota Seoul mengumumkan kemitraan dengan Korea Ginseng Corp. (KGC) untuk meluncurkan The Royal Legacy Assorted, paket souvenir premium yang menghidupkan kembali budaya teh kerajaan Korea.
Produk ini dirilis Jumat dan merupakan kolaborasi kedua antara pemkot dan merek red ginseng andalan KGC, CheongKwanJang.
>>> Rekor Baru, Seoul Disambangi 1,61 Juta Turis Asing pada Juli
Paket ini menggabungkan tradisi istana dengan budaya wellness Korea, disajikan dalam kotak hadiah bernuansa mint yang terinspirasi arsitektur Gwanghwamun.
Di dalamnya terdapat dua varian teh rahasia istana CheongKwanJang: Ginseng Giyul yang memadukan konsentrat red ginseng 6 tahun dengan kulit jeruk, terinspirasi resep medis Heo Jun.
Varian kedua, Ginseng Onyul, menggabungkan red ginseng dengan mugwort dan motherwort, meniru ramuan herbal untuk Raja Jeongjo.
Kedua teh dikemas dalam sachet sekali saji yang praktis untuk gaya hidup modern.
Set ini juga mencakup 14 potong Seoul Okchundang, permen keras tradisional yang biasa disajikan di perjamuan kerajaan, hasil kolaborasi dengan Museum Sejarah Seoul.
>>> Song Kang Cerita Kedekatan dengan V BTS Selama Wamil
Sebagai pelengkap, setiap paket berisi magnet kulkas 3D Gwanghwamun, sehingga wisatawan dapat membawa pulang kenangan akan warisan kerajaan Seoul.
Pemkot Seoul gencar memperluas kemitraan publik-swasta untuk meningkatkan citra kota melalui produk makanan dan gaya hidup berkualitas.
Kolaborasi sebelumnya dengan KGC pada 2025 telah terjual lebih dari 31.000 unit dan merambah toko bebas bea di Australia, Hong Kong, dan Vietnam.
Baru-baru ini, pemkot juga bekerja sama dengan merek lokal seperti CU dan Pungsimdang untuk memperkenalkan camilan rendah gula dan keripik beras regional.
"Meja teh kerajaan merupakan simbol penghormatan tertinggi kepada tamu," kata Kim Hyeong-rae, direktur jenderal komunikasi Seoul.
>>> Pace Gallery Seoul: Membangun Tempat Abadi bagi Seni Korea
"Dengan memadukan narasi budaya unik Seoul dan desain sektor swasta yang kompetitif, kami menciptakan hadiah yang memungkinkan wisatawan global merasakan semangat ibu kota kami lama setelah perjalanan mereka usai."