unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Badai Regulasi Mengancam Industri Resor Terpadu Korea
Lifestyle

Badai Regulasi Mengancam Industri Resor Terpadu Korea

Badai Regulasi Mengancam Industri Resor Terpadu Korea
Badai Regulasi Mengancam Industri Resor Terpadu Korea
A A Ukuran Teks16px

Industri kasino dan resor terpadu Korea Selatan tengah menghadapi krisis besar. Pemerintah mendorong kenaikan pungutan dana pengembangan pariwisata dari maksimal 10 persen menjadi 15 persen dari total pendapatan.

Perubahan regulasi ini datang saat para operator besar masih berjuang memulihkan investasi awal yang sangat besar. Mereka juga harus mengelola biaya operasional yang meningkat setelah tahun-tahun ketidakpastian pasar.

>>> Rekor Baru, Seoul Disambangi 1,61 Juta Turis Asing pada Juli

Para eksekutif industri dan pakar pariwisata yang berkumpul dalam diskusi meja bundar The Korea Times pada Rabu menyoroti bahwa perubahan kebijakan ini dapat menghambat ekspansi di masa depan.

Mereka juga menilai kebijakan ini akan merusak daya saing.

Diskusi tersebut berfokus pada revisi Undang-Undang Promosi Pariwisata oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata. Pemerintah dilaporkan mulai mendorong revisi ini pada Juli.

Selain menaikkan batas pungutan dana pariwisata, kementerian juga berencana menerapkan sistem perpanjangan lisensi lima tahunan. Ada pula proses persetujuan sebelumnya untuk pengalihan kepemilikan bisnis.

Pemerintah berargumen bahwa langkah-langkah ini diperlukan untuk menyelaraskan dengan standar global dan mengembalikan manfaat publik.

Namun, operator resor setempat menunjukkan bahwa lonjakan beban keuangan yang tiba-tiba akan melemahkan industri.

Seruan untuk Keringanan Regulasi

Kang Dae-suk, asisten wakil presiden urusan hukum dan pemerintahan di Inspire Entertainment Resort, menyuarakan kekhawatiran atas waktu dan tingkat keparahan regulasi yang diusulkan.

"Kami menginvestasikan hampir 2 triliun won ($1,45 miliar) untuk membangun resor kelas dunia di Pulau Yeongjong berdasarkan jaminan dukungan pemerintah yang stabil," kata Kang.

"Kasino hanya menempati kurang dari 4 persen dari luas fasilitas." Kang menekankan bahwa resor tersebut sudah mengalami kesulitan keuangan yang parah.

📰 Update Terbaru