unique visitors counter
⌂ Beranda News BCA Perkuat Kapasitas Desa Wisata dan UMKM lewat Community Forum 2026
News

BCA Perkuat Kapasitas Desa Wisata dan UMKM lewat Community Forum 2026

BCA Perkuat Kapasitas Desa Wisata dan UMKM lewat Community Forum 2026
BCA
A A Ukuran Teks16px

Peserta Ikuti Coaching Clinic hingga Benchmarking

Rangkaian Desa Bakti BCA Community Forum dimulai pada Selasa, 25 Agustus 2026, dengan kedatangan peserta dan coaching clinic. Forum utama berlangsung sehari setelahnya, sedangkan agenda benchmarking dan penutupan digelar Kamis, 27 Agustus.

Peserta kemudian dijadwalkan kembali ke daerah masing-masing pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Materi pembekalan mencakup kepemimpinan dan regenerasi pengurus desa wisata. Pelaku UMKM juga mendapatkan penguatan terkait kapasitas usaha dan produk serta pemanfaatan transformasi digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

>>> Sosok Damin Sada di Demo 27 Agustus 2026, Tokoh Betawi yang Viral

Dalam kegiatan benchmarking, peserta mempelajari praktik pelestarian lingkungan dan pengembangan usaha yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan masyarakat. Forum ini sekaligus digunakan untuk memberikan apresiasi kepada UMKM dan Desa Bakti BCA atas kontribusi dalam pengembangan potensi ekonomi maupun sosial di daerah.

Pesertanya berasal dari sejumlah kelompok binaan, termasuk ketua dan tim penggerak desa wisata, ketua Rumah Pangan Hidup atau RPH, serta pemilik UMKM di desa.

Bakti BCA Bina 28 Desa

Program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dijalankan BCA berfokus pada dua bidang pendampingan. Pertama, peningkatan kemampuan sumber daya manusia dan penguatan kelembagaan melalui Capacity Building. Kedua, promosi serta dukungan perluasan akses pasar atau Market Access.

Pendampingan tersebut diterapkan pada desa dengan kebutuhan yang beragam. Saat ini Bakti BCA membina 28 desa, mulai dari desa wisata yang mengacu pada pedoman pariwisata berkelanjutan, pengembangan UMKM di dalam desa, hingga revitalisasi kebun kopi.

Hampir 200 jenis modul pembinaan telah diberikan kepada komunitas masyarakat desa. Program tersebut juga mencatat penyerapan 1.593 tenaga kerja di desa binaan.

Untuk sektor UMKM, jumlah peserta yang telah mendapat pembinaan mencapai lebih dari 5.000 orang. Potensi nilai ekspor UMKM binaan Bakti BCA tercatat hingga Rp110,9 miliar.

Jangkauan desa binaan tersebar di Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku. Sejumlah Desa Bakti BCA juga telah mendapatkan penghargaan di tingkat nasional maupun internasional.

>>> Bansos KAJ, KLJ, KPDJ 2026 Belum Cair, Dinsos DKI: Masih Administrasi

Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, pengembangan kapasitas masyarakat dan perluasan akses pasar menjadi dua bidang yang terus dijalankan dalam program Bakti BCA. Model pendampingan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing komunitas agar desa dan pelaku usaha memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi ekonominya.

📰 Update Terbaru