unique visitors counter
⌂ Beranda IPTEK GrabAcademy Resmi Diluncurkan, Buka Lima Jalur Pengembangan Mitra hingga Beasiswa

GrabAcademy Resmi Diluncurkan, Buka Lima Jalur Pengembangan Mitra hingga Beasiswa

GrabAcademy Resmi Diluncurkan, Buka Lima Jalur Pengembangan Mitra hingga Beasiswa
A A Ukuran Teks16px

Grab Indonesia meresmikan GrabAcademy di Jakarta pada 11 Agustus 2026. Platform ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas mitra melalui program "Mitra Naik Kelas".

Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan inovasi ini bertujuan menghapus batasan dalam ekosistem digital.

>>> Samsung Dikabarkan Mulai Kembangkan One UI 9.5 untuk Galaxy S26

"Setiap orang perlu memiliki kesempatan untuk terus berkembang," ujarnya di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Lima Jalur Pengembangan Mitra

GrabAcademy mengintegrasikan teknologi pembelajaran mandiri dengan data operasional. Ada lima jalur pengembangan spesifik bagi Mitra Pengemudi.

Jalur Mitra Melaju memfasilitasi transisi pengemudi roda dua ke roda empat melalui skema sewa kendaraan. Tercatat, 6.598 mitra telah bermigrasi ke layanan GrabCar.

Jalur Mitra Pengusaha mengonversi pengemudi menjadi pebisnis kuliner digital. Sepanjang 2026, lebih dari 19.000 mitra telah memulai lini usaha baru di aplikasi.

Jalur Mitra Kreator memberikan literasi digital tentang produksi konten dan monetisasi media sosial. Program ini telah menjangkau lebih dari 14.000 mitra.

>>> Render Terbaru Pixel 11, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold Bocor

Jalur Mitra Instruktur memberdayakan mitra berpengalaman menjadi mentor profesional. Sementara jalur Beasiswa Mitra berkolaborasi dengan Universitas Terbuka (UT) untuk akses pendidikan tinggi yang fleksibel.

Rektor UT, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, menyoroti peran teknologi pendidikan. "Dengan sistem pembelajaran terbuka, para mitra tidak harus memilih antara bekerja dan melanjutkan pendidikan," ungkapnya.

Digitalisasi UMKM dan Dukungan Pemerintah

Bagi Mitra Merchant, GrabAcademy membawa misi digitalisasi lebih dalam. Pelatihan mencakup pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mengelola profil toko, analisis ulasan pelanggan, dan manajemen keuangan digital.

Melalui Merchant Resource Center, pelaku UMKM dapat mengakses modul edukasi singkat yang presisi. Dukungan ini diapresiasi Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman.

>>> Bocoran Pixel 11: Kamera Telefoto 10.8MP, Tanpa LED Notifikasi RGB

Maman menyatakan langkah ini sejalan dengan visi pemerintah memperkuat posisi pengemudi ojek online sebagai pengusaha mikro. "Semangat 'naik kelas' dimaknai sebagai upaya memperluas kapasitas dan pilihan," bebernya.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru
stikibot