unique visitors counter
⌂ Beranda News Shin Tae-yong Uji Kesiapan Persija Lawan Brisbane Roar di JIS
News

Shin Tae-yong Uji Kesiapan Persija Lawan Brisbane Roar di JIS

Shin Tae-yong Uji Kesiapan Persija Lawan Brisbane Roar di JIS
A A Ukuran Teks16px

Persija Jakarta akan menghadapi Brisbane Roar dalam laga uji coba internasional di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (29/8/2026) malam.

Pertandingan dijadwalkan kick-off pukul 19.30 WIB.

>>> Cuaca Panas Ekstrem? Ikuti Checklist 10 Menit Ini agar Tubuh Tetap Sejuk

Laga ini menjadi penutup rangkaian pramusim Macan Kemayoran sekaligus bagian dari agenda peluncuran tim untuk menyambut musim baru.

Modal Positif dari Thailand

Sebelum kembali ke Jakarta, Persija menjalani pemusatan latihan di Bangkok selama hampir dua pekan.

Program tersebut dilengkapi dengan uji coba untuk memberikan menit bermain dan bahan evaluasi bagi tim pelatih.

Hasilnya cukup menjanjikan.

Persija mengalahkan Police Tero 2-1 dalam uji coba pertama, dengan Shin Tae-yong menggunakan dua susunan pemain berbeda untuk memantau kondisi fisik.

Kemenangan 2-1 atas Chiangrai kembali diraih. Dua hasil positif itu menjadi modal kepercayaan diri sebelum menghadapi lawan dengan karakter berbeda.

>>> Panduan Cairkan Bansos PKD Jakarta Agustus 2026: KLJ, KAJ, KPDJ via ATM

Brisbane Roar menjadi lawan yang menarik untuk diukur.

Klub Australia itu juga sedang mempersiapkan diri untuk musim baru A-League, dan sebelumnya telah menjalani uji coba kontra Dewa United di Indonesia.

Fokus Evaluasi, Bukan Sekadar Hasil

Shin Tae-yong menegaskan bahwa laga ini adalah panggung uji coba untuk melihat hasil latihan yang sudah dijalankan Persija.

"Kami tidak tahu apa-apa tentang Brisbane Roar.

Jadi ini panggung uji coba bagi Persija Jakarta untuk melihat yang sudah kami latih hingga hari ini," ujarnya.

>>> Kronologi Lengkap Penjual Cermin Tewas Diamuk Perusuh Pasca-Demo 27 Agustus: Sosok Bambang Setiyawan dan Detik-Detik Mencekam di Jakarta Pusat

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa skor akhir bukan satu-satunya ukuran. Persija perlu melihat bagaimana organisasi permainan berjalan ketika menghadapi lawan dengan pendekatan berbeda.

📰 Update Terbaru