unique visitors counter
⌂ Beranda News Banjir Nepal-China Tewaskan Lebih 1.000 Orang, Tim Penyelamat Cari Ribuan Hilang
News

Banjir Nepal-China Tewaskan Lebih 1.000 Orang, Tim Penyelamat Cari Ribuan Hilang

Banjir Nepal-China Tewaskan Lebih 1.000 Orang, Tim Penyelamat Cari Ribuan Hilang
Banjir Nepal-China Tewaskan Lebih 1.000 Orang, Tim Penyelamat Cari Ribuan Hilang
A A Ukuran Teks16px

Tim lain menggunakan alat berat untuk membuka kembali jalan utama menuju Pelabuhan Gyirong guna memperlancar pengiriman peralatan, personel, dan pasokan ke zona bencana, menurut harian Global Times yang dikelola pemerintah China.

Operasi Bantuan Menjangkau Komunitas Terisolasi

Setidaknya 11.814 orang telah diselamatkan sejauh ini, menurut otoritas Nepal.

>>> Kobaran Api Melenyapkan 2,5 Hektare Gudang Rongsokan di Sunset Road Bali: Detik-Detik Mencekam dan Upaya Heroik Penanganan Bencana

Tim darurat menggunakan helikopter dan pesawat lain untuk menjangkau komunitas yang terisolasi di area dengan jalan dan jembatan hancur.

Otoritas pada Selasa juga meningkatkan upaya memberikan bantuan kepada para penyintas di daerah yang jalur transportasinya rusak atau terputus.

Bimal Sharma, pilot helikopter yang menerbangkan misi penyelamatan dan bantuan sejak bencana dimulai, mengaku terkejut melihat kehancuran di Timure, kota perbatasan dekat Tibet yang ia kenal bertahun-tahun.

"Rasanya seperti terbang di atas lanskap yang sama sekali berbeda," katanya.

Sharma mengatakan ia jarang berbicara dengan orang yang diselamatkannya, tetapi ekspresi mereka menunjukkan betapa dalamnya bencana ini memengaruhi mereka.

"Saya bisa melihat kesedihan di mata mereka. Ini memilukan," ujarnya.

Bencana Berawal dari Runtuhnya Gletser

Bencana 26 Agustus itu dipicu oleh rangkaian peristiwa di ketinggian Himalaya.

Runtuhnya gletser mengirim sejumlah besar batu, es, dan air lelehan ke lembah di bawahnya, memicu banjir dahsyat di hilir.

Para ilmuwan yang mempelajari citra satelit mengatakan runtuhan itu tampaknya melibatkan kegagalan batuan dasar di bawah gletser di kawasan Himalaya.

Batu jatuh itu cukup kuat untuk tercatat sebagai gempa berkekuatan 5,2 skala Richter.

Semburan air dan puing yang dihasilkan memasuki sungai-sungai yang mengalir melalui lembah di Tibet dan Nepal, menyebabkan sungai naik dengan cepat.

>>> Persija Langsung Diuji Borneo FC di Laga Perdana Super League

Air bah menyapu rumah, bangunan, jalan, dan jembatan, serta membawa lumpur dan batu ke hilir.

📰 Update Terbaru