Pemerintah Kabupaten Pandeglang telah menyalurkan 407.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan. Bantuan ini diberikan selama periode Juni hingga Agustus 2026.
Kepala Pelaksana BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, menyampaikan bahwa bantuan tersebut menjangkau 32.432 jiwa di 16 kecamatan.
>>> 80 Kasus Narkoba Terungkap, Polres Cimahi Amankan 91 Orang
Total penerima mencapai 9.154 kepala keluarga.
Bupati Pandeglang, Dewi, turun langsung dalam pendistribusian air bersih di Kelurahan Juhut dan wilayah selatan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk perhatian langsung kepada masyarakat.
Kecamatan Penerima Bantuan
Bantuan air bersih disalurkan ke 53 desa yang tersebar di 16 kecamatan. Kecamatan tersebut meliputi Cadasari, Pandeglang, Karangtanjung, Majasari, Patia, Picung, Sindangresmi, dan Munjul.
>>> Ivan Mamud Masuk Radar Persija, Striker Kroasia 1,90 Meter Jadi Alternatif Lini Depan
Selain itu, bantuan juga menjangkau Angsana, Cikeusik, Sukaresmi, Panimbang, Sobana, Cigeulis, Cisata, dan Koroncong. Hingga saat ini, wilayah-wilayah tersebut masih mengalami kekeringan.
Riza mengimbau masyarakat untuk menggunakan air bersih secara bijak dan hemat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mengurangi dampak kekeringan.
Warga yang wilayahnya terdampak kekeringan diminta segera melapor ke pemerintah desa atau BPBD Kabupaten Pandeglang. Laporan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.
>>> Sejarah Indonesia Versi Baru Terbit, Bisa Diunduh Tanpa Biaya
BPBD Kabupaten Pandeglang menyediakan layanan darurat melalui nomor 0811-383-112. Masyarakat dapat menghubungi nomor tersebut untuk mendapatkan bantuan air bersih.