Refleksi: Perlunya Reformasi Budaya Pendidikan Kedokteran
Kasus meninggalnya dr Yuda, terlepas dari apa pun penyebab pastinya, membuka kembali diskusi panjang tentang budaya pendidikan kedokteran di Indonesia. Isu bullying dalam pendidikan dokter spesialis bukanlah hal baru. Berbagai laporan dan testimoni dari para residen di seluruh Indonesia kerap menyoroti tekanan mental, beban kerja berlebihan, serta relasi kuasa yang tidak sehat antara senior dan junior.
Kementerian Kesehatan, organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), serta institusi pendidikan kedokteran perlu duduk bersama untuk mengevaluasi dan mereformasi sistem pendidikan dokter spesialis agar lebih humanis, suportif, dan berorientasi pada kesejahteraan peserta didik.
Pendidikan dokter spesialis yang berkualitas seharusnya tidak hanya menghasilkan dokter yang kompeten secara klinis, tetapi juga individu yang sehat secara mental dan emosional. Sebab, hanya dokter yang sejahtera yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi pasien.