Vivo dan sub-brand-nya, iQOO, kembali menaikkan harga dua ponsel entry-level mereka, T5x dan Z11x, mulai September 2026.
Kenaikan ini bukan yang pertama kalinya.
>>> Huawei MatePad Pro 12 (2026) Meluncur Global, Bawa Layar OLED 144Hz
Kedua ponsel yang sebenarnya identik dengan merek berbeda ini mengalami kenaikan harga hingga ₹4.000 untuk beberapa varian.
Ini merupakan kenaikan harga ketiga kalinya sepanjang tahun 2026.
Saat diluncurkan pada Maret lalu, harga awal kedua ponsel ini adalah ₹18.999. Kini, harga tersebut telah merangkak naik signifikan.
Untuk varian dasar 6GB + 128GB, harga sekarang menjadi ₹27.999, naik dari sebelumnya ₹24.999. Sementara varian 8GB + 128GB naik dari ₹27.999 menjadi ₹30.999.
Varian tertinggi 8GB + 256GB pada Vivo T5x kini dibanderol ₹34.999, sedangkan iQOO Z11x dengan konfigurasi sama dijual dengan harga ₹33.999.
Kenaikan harga ini kemungkinan besar dipicu oleh melonjaknya biaya RAM dan storage, yang juga mempengaruhi banyak ponsel kelas menengah tahun ini.
>>> Rekomendasi Action Camera Terbaik 2026: dari DJI hingga Insta360
Baik Vivo maupun iQOO belum memberikan penjelasan resmi mengenai kenaikan terbaru ini.
Kedua ponsel ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7400 Turbo, baterai besar 7.200mAh, layar LCD Full HD+ 120Hz, kamera utama 50MP, dan dukungan pengisian cepat.
Baterai besar menjadi daya tarik utama bagi banyak konsumen.
Kenaikan harga yang berulang ini menunjukkan betapa sulitnya pasar ponsel entry-level dan menengah saat ini, terutama dengan harga memori yang fluktuatif.
Bagi yang masih berminat membeli T5x atau Z11x, ada baiknya memeriksa toko online maupun offline. Beberapa penjual mungkin masih memiliki stok lama dengan harga sebelumnya untuk waktu singkat.
Jika kedua ponsel ini terasa terlalu mahal, masih ada opsi lain di segmen yang sama dengan baterai atau chipset serupa.
>>> Pemilik Galaxy Z Fold 8 Keluhkan Sudut Layar Dalam yang Melentur ke Dalam
Namun, harga di seluruh kategori umumnya memang sedang bergerak naik dalam beberapa bulan terakhir.