Drama China terbaru berjudul The Early Spring langsung mencuri perhatian di platform Netflix.
Tayang perdana pada pekan 24-30 Agustus, drama yang dibintangi Jing Boran dan Sun Qian ini sukses menembus jajaran teratas chart global.
>>> Sarwendah Pamer Hasil Tes HIV, Ini Alasan Minta Ruben Onsu Audit Kesehatan
Berdasarkan data resmi Netflix, The Early Spring mencatatkan 2,4 juta penayangan dengan total durasi tonton mencapai 21,5 juta jam.
Raihan tersebut membawanya bertengger di peringkat kedua dalam kategori Top 10 Global Non-English TV.
Pencapaian ini sekaligus menggeser sejumlah drama Korea yang sebelumnya mendominasi.
Spooky in Love turun ke peringkat tiga, Our Sticky Love berada di posisi keempat, dan debut Mousetrap melengkapi lima besar.
Sementara itu, posisi puncak masih dipegang oleh Blood Sacrifice yang mengumpulkan 9,1 juta penayangan dan 37,9 juta jam tontonan pada pekan keduanya.
Kesuksesan The Early Spring juga terlihat dari jangkauan globalnya. Drama ini masuk dalam daftar Top 10 di 22 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Brasil.
Bahkan, di Thailand, Taiwan, Hong Kong, dan Vietnam, drama ini berhasil menduduki peringkat pertama.
Kisah Cinta di Lingkungan Kantor
The Early Spring disutradarai oleh Chiang Chi-cheng dan ditulis oleh Gao Xiao-xian.
>>> Desta Peluk Vincent Saat Pamitan dari Vindes Corp, Tegaskan Bukan Perpisahan
Drama ini mengangkat kisah hubungan asmara rahasia antara direktur kreatif perfeksionis bernama Luke Luan (Jing Boran) dengan pekerja pemula yang penuh semangat, Flora Shang (Sun Qian).
Sang sutradara sengaja menyajikan dinamika hubungan yang lebih dewasa dan realistis, berbeda dari pola drama idola konvensional. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton.
