unique visitors counter
⌂ Beranda News Geger Video Lift Jelang Pilkades Lambangsari 2026: Suami Pipit Haryanti Buka Suara, Sebut Rekaman Lama dan Ancam Jalur Hukum
News

Geger Video Lift Jelang Pilkades Lambangsari 2026: Suami Pipit Haryanti Buka Suara, Sebut Rekaman Lama dan Ancam Jalur Hukum

Geger Video Lift Jelang Pilkades Lambangsari 2026: Suami Pipit Haryanti Buka Suara, Sebut Rekaman Lama dan Ancam Jalur Hukum
Pipit • Instagram
A A Ukuran Teks16px

Ujian demi ujian tersebut, alih-alih membuat mereka menyerah, justru semakin memperkuat ikatan keluarga dan soliditas para pendukung setia Pipit Haryanti. Arif meyakini bahwa para pendukung "Bunda" (sapaan akrab Pipit) tetap berada di barisan terdepan, tidak mudah terpengaruh oleh polemik sesaat yang sengaja diciptakan untuk menjatuhkan mentalitas calon pemimpin.

Di hadapan istrinya, Arif pun memberikan dukungan penuh agar Pipit Haryanti tetap tegar melanjutkan perjuangannya dalam kontestasi Pilkades Lambangsari. Dengan suara yang sedikit bergetar dan mata yang berkaca-kaca, ia menyampaikan pesan yang menyentuh hati.

“Ayah bersama para pendukung Bunda tetap dalam barisan terdepan Bunda. Kita akan terus berjuang dengan mengedepankan martabat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Arif, menutup konferensi pers dengan suasana haru yang kental.

Ancaman Langkah Hukum dan Pentingnya Literasi Digital

Sebagai bentuk keseriusan dalam membela nama baik keluarganya, Arif menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum yang tegas terhadap pihak yang mengunggah atau menyebarkan video tersebut. Jika penyelidikan lebih lanjut membuktikan adanya unsur pencemaran nama baik dan fitnah yang merugikan, proses hukum akan segera ditempuh.

“Tidak serta-merta setiap orang punya hak menyebarkan berita yang tidak baik sehingga menyebabkan fitnah. Saya akan proses ke ranah hukum agar menjadi pelajaran bagi para pelaku atau pemilik akun yang meng-upload video. Sejatinya, berita itu harus berimbang dan dikonfirmasi sehingga tidak menjadi fitnah,” tegasnya.

Pernyataan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat tentang urgensi literasi digital dan budaya tabayyun (cek dan ricek). Di tengah hingar-bingar informasi jelang Pilkades, kedewasaan berpolitik dan kearifan dalam menyaring informasi menjadi kunci untuk menjaga kondusivitas dan persatuan di Desa Lambangsari. Masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi dan menunggu hasil klarifikasi resmi sebelum ikut menyebarkan konten yang belum terverifikasi kebenarannya.

📰 Update Terbaru