unique visitors counter
⌂ Beranda IPTEK CEO IFA Jawab Isu Pameran Terlalu Dominan Perusahaan China
IPTEK

CEO IFA Jawab Isu Pameran Terlalu Dominan Perusahaan China

Suasana pameran IFA 2026 di Berlin dengan stan perusahaan China
CEO IFA Jawab Isu Pameran Terlalu Dominan Perusahaan China
A A Ukuran Teks16px

Pameran teknologi konsumen tertua di dunia, IFA 2026, yang berlangsung di Berlin pada 4-8 September, menarik perhatian dengan dominasi perusahaan China.

Dari hampir 2.000 merek yang berpartisipasi, sekitar 930 di antaranya berasal dari China daratan, atau hampir separuh dari total peserta.

Direktur Utama IFA, Leif Lindner, menanggapi pertanyaan apakah pameran ini menjadi 'terlalu China' dengan jawaban yang lugas.

Menurutnya, IFA tidak peduli dari mana inovasi berasal, melainkan hanya mencerminkan realitas pasar.

Kemitraan Lama dengan Perusahaan China

Lindner menjelaskan bahwa kerja sama IFA dengan perusahaan China sudah berlangsung sekitar 20 tahun dan berkembang secara bertahap, bukan secara tiba-tiba.

Ia mencontohkan debut internasional Xiaomi yang besar, perluasan stan Dreame, serta kehadiran menonjol dari Hisense, TCL, dan Anker.

Perusahaan robot humanoid dan kecerdasan embodied dari China juga menjadi sorotan utama.

Lindner melihat lonjakan robotika sebagai peringatan bagi Eropa, karena teknologi yang tadinya terasa seperti fiksi ilmiah kini semakin dekat dengan penggunaan praktis dan terjangkau dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Ia menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi teknologi tersebut, terutama untuk membantu pekerjaan rumah tangga dan perawatan keluarga.

Lindner juga menempatkan situasi ini dalam konteks sejarah.

Enam tahun lalu, banyak terobosan berasal dari Korea Selatan, dan dua puluh tahun sebelumnya, gelombang inovasi dimulai dari Jepang.

Jika gelombang besar berikutnya datang dari Malaysia, ia menegaskan bahwa itu juga tidak masalah.

Misi IFA, seperti yang ditekankan Lindner, adalah 'Innovation For All', membawa ide-ide global terbaik ke Berlin.

Dari perspektif IFA, yang terpenting bukanlah asal perusahaan, melainkan teknologi dan ide yang mereka bawa ke pameran.

📰 Update Terbaru