unique visitors counter
⌂ Beranda News Dinkes Serang Siagakan Puskesmas 24 Jam Antisipasi ISPA Akibat Abu Krakatau
News

Dinkes Serang Siagakan Puskesmas 24 Jam Antisipasi ISPA Akibat Abu Krakatau

Petugas Dinkes Serang membagikan masker kepada warga untuk mencegah ISPA akibat abu vulkanik
A A Ukuran Teks16px

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang mengambil langkah siaga dengan mengoperasikan seluruh puskesmas selama 24 jam penuh.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat hujan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Kepala Dinkes Kabupaten Serang, dr. Efrizal, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi kesehatan warga sejak abu vulkanik mulai menyelimuti wilayah Serang.

"Untuk saat ini terus kami pantau, kemarin belum ada tanda-tanda peningkatan kasus yang berhubungan dengan abu vulkanik," kata Efrizal kepada wartawan, Senin (7/9/2026).

Selain memantau, Dinkes juga fokus pada kampanye pencegahan dengan membagikan masker gratis, terutama di wilayah pesisir.

"Kami hari ini membagikan masker untuk desa-desa di Kecamatan Anyer dan Cinangka, secara simbolis di kantor kecamatan dengan semua kepala desa," ujarnya.

Efrizal memastikan kesiapan layanan kesehatan pendukung dalam kondisi optimal untuk merawat warga terdampak.

"Semua puskesmas kami siagakan, ini perintah bupati dan puskesmas kami memang buka 24 jam," ucapnya.

Pasokan obat-obatan dan kesiapan tenaga medis di lapangan juga dipastikan mencukupi untuk penanganan darurat.

Dinkes Kabupaten Serang juga memastikan seluruh puskesmas di wilayahnya beroperasi penuh selama 24 jam sebagai bentuk kesiapsiagaan.

Langkah ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Serang untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat diakses kapan pun dibutuhkan.

Selain itu, Dinkes terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di daerah yang terpapar abu vulkanik.

Upaya pencegahan ini diharapkan dapat meminimalkan risiko gangguan pernapasan di tengah kondisi lingkungan yang tidak menentu.

📰 Update Terbaru