unique visitors counter
⌂ Beranda IPTEK Lenovo Pamer Konsep ThinkBook AeroBlade, Laptop Tipis 10mm dengan Pendingin Solid-State
IPTEK

Lenovo Pamer Konsep ThinkBook AeroBlade, Laptop Tipis 10mm dengan Pendingin Solid-State

Konsep laptop Lenovo ThinkBook AeroBlade dengan pendingin AirJet
Lenovo Pamer Konsep ThinkBook AeroBlade, Laptop Tipis 10mm dengan Pendingin Solid-State
A A Ukuran Teks16px

Lenovo terus mengeksplorasi batas ketipisan laptop.

Di ajang IFA 2026 di Berlin, perusahaan memperkenalkan Project AeroBlade, sebuah konsep laptop 14 inci yang mengedepankan desain ultra-tipis dan pengoperasian senyap.

Laptop ini memiliki ketebalan kurang dari 10mm dan berat di bawah 830 gram.

Sebagai perbandingan, mayoritas laptop 14 inci saat ini memiliki ketebalan 14-17mm dan berat sekitar 1,3 kg.

Lenovo mengklaim konsep ini mampu memberikan performa serupa dengan lini ThinkPad X1 Carbon yang menggunakan prosesor Intel. Namun, detail spesifikasi chip dan memori belum diungkap.

Sistem Pendingin AirJet Solid-State

Sorotan utama AeroBlade terletak pada sistem pendinginnya. Dikembangkan bersama Frore Systems, teknologi ini menggunakan arsitektur Active Flow yang mengandalkan modul pendingin solid-state AirJet.

Alih-alih kipas berputar konvensional, modul AirJet menciptakan aliran udara berdenyut berkecepatan tinggi melalui diafragma bergetar untuk membuang panas.

Modul AirJet Mini Slim yang digunakan hanya setebal 2,65mm, mengonsumsi daya maksimal 1 watt, dan mampu membuang panas hingga 5,25 watt per modul.

Beberapa modul dapat ditempatkan di berbagai titik pada bodi, memberikan keleluasaan bagi desainer dalam menata motherboard.

Desain ini juga mengarahkan aliran udara ke bagian belakang laptop, sehingga tampilan tetap bersih dan ruang internal lebih lega.

Sistem ini diklaim lebih senyap dibandingkan pendingin kipas tradisional dan lebih tahan terhadap debu seiring waktu.

Project AeroBlade masih sekadar konsep dan belum tersedia sebagai produk komersial. Namun, kehadirannya menunjukkan potensi pendingin solid-state dalam menciptakan laptop ultra-portabel yang tetap tipis tanpa mengorbankan performa berkelanjutan.

Demo Lenovo di IFA menjadi bukti bahwa para produsen terus mencari cara yang lebih baik untuk mengatasi panas pada perangkat yang semakin tipis dan ringan.

📰 Update Terbaru