Acer memperkenalkan laptop terbaru Vero 16 dalam ajang Next@Acer di Berlin. Perangkat ini tidak hanya mengandalkan kecerdasan buatan, tetapi juga dirancang agar mudah diperbaiki.
Acer Vero 16 (V16-I71 / V16-I71T) merupakan laptop consumer Vero generasi keempat.
Laptop ini menggunakan prosesor Intel Core Ultra Series 3 dan hadir sebagai Windows 11 Copilot+ PC dengan kemampuan on-device AI.
Konsep 4R: Fokus pada Kemudahan Perbaikan
Acer mengembangkan prinsip desain Vero dari konsep 3R (reduce, reuse, recycle) menjadi 4R dengan menambahkan repairability atau kemudahan perbaikan.
Artinya, laptop tidak hanya mempertimbangkan material, tetapi juga bagaimana perangkat dapat dipertahankan lebih lama.
Pada Acer Vero 16, penutup bagian bawah menggunakan mekanisme pengunci yang memungkinkan akses tanpa alat. Baterai dan SSD juga dapat diganti sendiri oleh pengguna.
Acer memberikan panduan visual yang diukir langsung pada bodi perangkat untuk membantu proses perbaikan dan upgrade.
Engsel laptop dapat dilepas dari sasis, dan penutup port I/O di kedua sisi juga dapat dilepas untuk menyederhanakan perbaikan.
Perangkat bahkan dirancang mendukung upgrade prosesor setidaknya selama dua generasi.
Material Daur Ulang pada Sasis
Upaya memperpanjang usia pakai berjalan beriringan dengan penggunaan material yang lebih ramah lingkungan.
Bagian sasis, penutup atas, dan palm rest menggunakan 50 persen aluminium daur ulang pascaindustri (PIR) dan 50 persen aluminium rendah karbon.
Penutup bawah menggunakan 60 persen plastik daur ulang pascakonsumen (PCR), sedangkan bezel layar menggunakan 30 persen plastik PCR.
Dengan desain yang mudah diperbaiki dan material daur ulang, Acer Vero 16 menawarkan solusi untuk mengurangi limbah elektronik.
Laptop ini juga dilengkapi layar OLED 3K dan baterai 71 Wh, menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang peduli lingkungan.
