PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) memperluas kerja sama strategis. Fokusnya memperkuat infrastruktur konektivitas nasional.
Kesepakatan ini mencakup pemanfaatan layanan bandwidth berkapasitas tinggi. Selain itu, optimalisasi infrastruktur pasif di wilayah luar Jawa.
Penandatanganan Berita Acara Kesepakatan (BAK) berlangsung di sela ajang Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026. Acara digelar di Bali pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kapasitas jaringan di empat pulau utama. Keempatnya adalah Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Sumatra.
InfraNexia akan menyalurkan konektivitas jaringan utama (backbone) dan antarlokasi. Layanan tersebut memakai dua produk andalan, yaitu Wavenexia dan Metronexia.
Sinergi ini juga mencakup pemanfaatan bersama infrastruktur pasif. Contohnya tiang telekomunikasi dan jalur kabel bawah tanah (duct).
Langkah infrastructure sharing ini dinilai mampu menekan efisiensi investasi. Sekaligus mempercepat pemerataan akses internet di daerah operasional XLSMART.
Direktur Commercial InfraNexia, Syaiful Rahim Soenaria, menyatakan kolaborasi ini merespons lonjakan trafik data. Kebutuhan layanan digital nasional juga semakin masif.
"Melalui kolaborasi dengan XLSMART, InfraNexia berupaya menghadirkan infrastruktur yang andal, scalable, dan adaptif. Sinergi ini juga mengoptimalkan pemanfaatan aset telekomunikasi nasional agar lebih efisien," ujar Syaiful.
Direktur Enterprise Strategic Relationship XLSMART, Andrijanto Muljono, menegaskan pentingnya kemitraan infrastruktur netral. Hal ini untuk menjaga kualitas layanan jaringan di tengah pertumbuhan pengguna.
"Pertumbuhan kebutuhan konektivitas menuntut kesiapan jaringan yang tinggi. Baik dari sisi kapasitas, kualitas, maupun jangkauan," tutur Andrijanto.
"Kolaborasi ini menjadi langkah kami memperkuat fondasi jaringan secara fleksibel di area-area strategis," pungkasnya.
