Flavio Volpe, presiden APMA Canada, merespons bahwa Bombardier menggunakan mesin jet buatan GE dan Honeywell dari AS serta mempekerjakan sekitar 3.000 pekerja Amerika.
Trump juga mengancam akan memberikan konsekuensi yang lebih buruk bagi Kanada jika Carney terus menganggapnya sebagai musuh.
Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer mengancam akan melarang sejumlah barang Kanada secara langsung.
Trump bahkan mengganti nama Danau Ontario menjadi 'Danau Amerika', sebuah langkah yang diabaikan dan diejek di Kanada.
Tekanan Trump justru memperkuat resistensi di Kanada. Warga Kanada mengurangi perjalanan ke AS dan memboikot produk Amerika.
Sejarawan Kanada Robert Bothwell mengatakan Carney dan Kanada menjadi simbol perlawanan terhadap Trump.
Carney menyatakan pembicaraan dapat dilanjutkan jika AS berhenti membuat meme, berhenti melempar sindiran, dan menjadi serius. Sejauh ini, tekanan Trump tidak berhasil memaksa Kanada menyerah.
Nelson Wiseman, profesor emeritus ilmu politik di University of Toronto, mengatakan hubungan Kanada-AS tidak akan pernah sama seperti sebelum Trump, bahkan tanpa konfrontasi.
Carney sebagai Suara Global
Carney semakin menjadi suara global dalam melawan Trump.
Pada Forum Ekonomi Dunia di Davos, Januari lalu, ia memperingatkan bahwa kekuatan besar menggunakan integrasi ekonomi untuk memaksa negara-negara kecil.
Trump merespons dengan mengatakan Kanada hidup karena AS.
Carney dijadwalkan berbicara di Parlemen Eropa pekan depan, memberinya panggung besar lainnya.
Daniel Béland, ilmuwan politik di McGill University, mengatakan jika pendekatan Kanada berhasil, hal itu bisa menjadi contoh bagi negara lain.
Pertarungan ini juga menyangkut masa depan pabrik-pabrik di Kanada.
Trump mengancam tarif 50 persen untuk kendaraan, suku cadang mobil, dan baja Kanada tahun depan jika Kanada tidak patuh.