unique visitors counter
⌂ Beranda News Beijing Kecam Peringatan CEO Anthropic soal Dominasi AI China
News

Beijing Kecam Peringatan CEO Anthropic soal Dominasi AI China

Ilustrasi persaingan teknologi kecerdasan buatan antara China dan Amerika Serikat
Beijing Kecam Peringatan CEO Anthropic soal Dominasi AI China
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Kementerian Luar Negeri China pada Senin mengecam seruan CEO Anthropic, Dario Amodei, yang meminta Amerika Serikat menahan kemampuan kecerdasan buatan China.

Seruan itu disampaikan Amodei sebagai bagian dari argumennya agar pengembangan AI global diperlambat.

Dalam esai panjang yang terbit Sabtu, Amodei memperingatkan bahwa kepemimpinan China di bidang AI akan menimbulkan bahaya besar bagi Amerika Serikat dan dunia.

Ia menyerukan agar pembatasan penjualan chip AI tercanggih dan peralatan pembuat chip ke China tetap dipertahankan demi menjaga keunggulan teknologi Amerika.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menilai peringatan mencekam Amodei soal China justru kontraproduktif.

Menurut Guo, semua pihak semestinya bekerja sama dalam pengembangan AI.

"Fearmongering, konfrontasi, dan persaingan kejam hanya akan mengganggu proses tata kelola AI global, yang tidak menguntungkan siapa pun," kata Guo dalam konferensi pers.

Pernyataan itu disampaikan Guo menanggapi pertanyaan soal esai Amodei.

Peringatan Dua Arah soal Risiko AI

Pemimpin China juga telah menyuarakan kekhawatiran soal AI, termasuk risiko yang ditimbulkan entitas asing dengan kemampuan canggih.

Seorang pejabat keamanan tinggi pemerintah China menerbitkan esai pada Minggu yang menuduh "negara-negara tertentu", merujuk pada Amerika Serikat, memanfaatkan keunggulan AI untuk menghambat inovasi negara lain.

Pada Senin, Presiden Donald Trump menolak seruan agar pemerintahannya memperlambat pengembangan AI.

Trump menyebut upaya semacam itu sebagai "konspirasi SAKIT" yang bisa membuat China melampaui Amerika Serikat di bidang AI.

Trump dan pemimpin China Xi Jinping diperkirakan membahas tata kelola AI, di antara topik lain, dalam pertemuan yang direncanakan pada 24 September.

Perusahaan-perusahaan China telah mengembangkan model AI yang kuat dan sering lebih murah digunakan dibandingkan model canggih dari perusahaan Amerika.

📰 Update Terbaru