unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Sutradara Wanita Korea Selatan Bangkit, Hidupkan Kembali Bioskop Lokal
Hiburan

Sutradara Wanita Korea Selatan Bangkit, Hidupkan Kembali Bioskop Lokal

Sutradara wanita Korea Selatan di lokasi syuting
Sutradara Wanita Korea Selatan Bangkit, Hidupkan Kembali Bioskop Lokal
A A Ukuran Teks16px

Gelombang baru sineas perempuan Korea Selatan tengah mengubah wajah perfilman nasional.

Mereka aktif mendobrak pakem genre dan memperluas cakrawala cerita, sekaligus membawa angin segar bagi bioskop lokal yang baru pulih dari keterpurukan.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah Kim Mi-jo lewat film terbarunya, "The Journey to Gyeong-ju".

Film ini berkisah tentang seorang ibu dan tiga putrinya yang mencari keadilan atas hilangnya putri bungsu mereka, Gyeong-ju, yang tak pernah pulang dari wisata sekolah.

Setelah debutnya pada 2021 lewat "Gull", Kim kembali dengan pendekatan yang berbeda dari film balas dendam pada umumnya.

Ia menawarkan penggambaran berlapis tentang duka yang dialami mereka yang ditinggalkan.

Sebelum dirilis resmi, film ini sudah mengantongi pengakuan internasional.

"The Journey to Gyeong-ju" memenangkan Audience Award di Hawaii International Film Festival ke-45 dan Florence Korea Film Fest ke-24.

Film ini juga terpilih dalam Fantasia International Film Festival ke-30 dan Barcelona Korean Film Festival ke-6.

Florence Korea Film Fest memuji skenario dan arahan Kim yang dinilai berhasil melepaskan diri dari konvensi film balas dendam.

Kekuatan Kim terletak pada penuturan emosi yang bernuansa, dipadukan dengan kritik sosial yang tajam. Ia mampu menyalurkan duka dan amarah atas kehilangan orang tercinta melalui humor yang menusuk.

Karya Para Sutradara Wanita yang Menyita Perhatian

Sutradara Lee Ji-won, yang dikenal lewat film "Miss Baek" (2018) dan drama "Climax" (2026), juga menjadi sorotan.

Film terbarunya, "Portrait of A Family", menjadi salah satu pengisi jadwal rilis bioskop Korea pada September.

Ini adalah film panjang pertamanya dalam delapan tahun terakhir.

Kisahnya mengikuti pasangan suami istri Joong-gu dan Nam-mi yang rumah tangganya goyah setelah seorang anak bernama Dong-joo muncul secara tak terduga.

Delapan tahun kemudian, keduanya mempertaruhkan segalanya untuk mengungkap kebenaran dan menyelamatkan Dong-joo dari insiden mengejutkan. Lee kembali mengeksplorasi solidaritas karakter-karakter yang hancur.

Jika "Miss Baek" fokus pada solidaritas perempuan dan "Climax" mengupas ambisi serta kehancuran manusia, maka "Portrait of A Family" menggambarkan pengorbanan dan kebersamaan sebuah keluarga dalam menghadapi krisis.

Melalui arahan yang intuitif, film ini menunjukkan penebusan bagi mereka yang terpinggirkan saat saling menemukan keselamatan satu sama lain.

Sutradara Yoon Dan-bi, yang sukses dengan "Moving On", juga bersiap menyapa penonton lewat film anyarnya, "The World Before".

Film ini akan ditayangkan di Busan International Film Festival ke-31.

"The World Before" juga diundang ke Toronto International Film Festival dan San Sebastian International Film Festival.

Kisahnya berpusat pada Jin, remaja 17 tahun yang tak pernah meninggalkan pulaunya yang terisolasi, serta Du-jae yang pulang setelah bertahun-tahun untuk menghadiri pemakaman neneknya.

Film ini secara cermat menangkap kisah-kisah universal tentang pendewasaan dan perubahan emosi yang halus.

Munculnya para sutradara perempuan baru ini menjadi perubahan yang disambut baik di industri film.

Mereka mampu membalikkan konvensi genre dan menghadirkan kisah-kisah yang selama ini jarang diangkat ke layar lebar.

Namun, tantangan tetap ada. Undangan festival film luar negeri dan pujian kritikus tidak otomatis berbanding lurus dengan kesuksesan box office.

Para sineas harus mencari cara untuk menyeimbangkan nilai artistik dengan daya tarik massa.

Terlepas dari isu gender, menonjolnya para sutradara perempuan ini menunjukkan keberagaman perspektif yang dapat diadopsi sinema Korea.

Industri kini mengamati apakah momentum ini akan menjadi bagian permanen yang memperluas keragaman sinematik, atau hanya tren sesaat.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru