Perbincangan soal video srikandi IKSPI ramai di TikTok dan memicu banyak pertanyaan dari netizen. Bukan hanya sosok pemerannya yang membuat penasaran, isi rekaman, asal-usul cerita, hingga lokasi pembuatannya juga ikut dibahas, padahal sejumlah hal penting dari video tersebut sampai sekarang belum terkonfirmasi.
Di media sosial, rekaman itu dibicarakan dari berbagai sudut. Ada yang fokus menebak siapa perempuan yang muncul, ada pula yang membahas potongan cerita yang beredar. Pembahasan tersebut mengutip unggahan TikTok @salurantante, yang menjadi rujukan dalam menggambarkan isi rekaman secara umum. Dari situlah rasa penasaran publik makin besar, terutama karena informasi yang beredar masih terpotong-potong dan belum disertai penjelasan resmi.
Apa yang Digambarkan dari Isi Rekaman?
Menurut gambaran yang disampaikan @salurantante, rekaman menampilkan sebuah ruangan yang berhias lampu warna-warni. Setelah itu, terdengar suara perempuan yang membahas bagian tubuh seseorang, dengan salah satu kutipan yang dimuat berbunyi, "Gak tak tutupi (Tidak aku tutupi)". Gambaran yang tersedia hanya sebatas itu. Tidak ada rincian adegan lebih jauh yang dijelaskan, sehingga isi video sebaiknya dipahami secara terbatas sesuai informasi umum yang memang sudah beredar tersebut.
Masih dari cerita @salurantante, ada pula kabar yang didengar mengenai seorang srikandi IKSPI yang pulang dari konvoi. Setelah itu, srikandi tersebut diceritakan menangis karena baru saja kehujanan, atau habis terkena hujan. Dalam video, perempuan itu juga digambarkan menangis di depan kamera. Rangkaian cerita inilah yang kemudian ikut menyebar bersama rekaman dan membuat netizen menghubungkan satu potongan informasi dengan potongan lainnya.
Satu video yang disebut berdurasi 19 menit 40 detik menjadi viral, terutama di kalangan anak muda, khususnya di Tulungagung. Rekaman itu disebut memenuhi kolom komentar dan kemudian disebarkan luas oleh banyak orang di media sosial. Penyebaran yang cepat membuat topik ini terus dibicarakan, meski banyak bagian dari cerita yang menyertainya belum dapat dipastikan kebenarannya dari sumber resmi.
Mengenal IKSPI Kera Sakti
Untuk memahami konteks namanya, IKSPI Kera Sakti merupakan organisasi pencak silat yang didirikan R. Totok Sumantoro Hardjo Soenarto pada 15 Januari 1980 di Kota Madiun, Jawa Timur. Latar organisasi inilah yang membuat istilah srikandi IKSPI ikut melekat dalam perbincangan video viral tersebut. Namun, keterkaitan istilah itu dengan rekaman tidak otomatis menjawab siapa pemeran di dalamnya maupun di mana video tersebut dibuat.
Soal identitas, netizen memang penasaran dengan sosok perempuan dalam video. Akan tetapi, sampai artikel sumber ditulis, belum diketahui pasti siapa dia. Tidak ada pula informasi resmi yang mengungkap identitas perempuan itu. Karena itu, nama-nama yang mungkin beredar sebagai tebakan tidak bisa diperlakukan sebagai fakta, apalagi disebarkan seolah sudah terverifikasi.
Hal serupa berlaku untuk lokasi pembuatan. Sebagian netizen meyakini video dibuat di Tulungagung, tetapi tidak ada sumber yang mengonfirmasi keyakinan tersebut. Di sisi lain, ada pihak yang menduga video dibuat di daerah Madiun. Dua versi itu menunjukkan lokasi masih simpang siur. Kesimpulan paling aman saat ini adalah pemeran belum diketahui dan lokasi belum terkonfirmasi, sehingga publik perlu menunggu informasi resmi sebelum mempercayai klaim yang beredar.