AKBP Andika Dharma Sena diberhentikan tidak dengan hormat dari jabatan Kapolres Sukoharjo terkait kasus dugaan pemerasan, dan posisinya digantikan AKBP Indra Maulana Saputra yang profilnya kini disorot, termasuk soal pertanyaan apakah ia dulunya bertugas di Jawa Timur.
Pergantian pucuk pimpinan terjadi di Polres Sukoharjo. AKBP Andika Dharma Sena, yang sebelumnya menjabat Kapolres Sukoharjo, diberhentikan tidak dengan hormat atau PTDH. Pemberhentian itu terkait kasus dugaan pemerasan sebagaimana digambarkan dalam pemberitaan yang beredar mengenai dirinya.
Penting untuk digarisbawahi, dugaan pemerasan yang dikaitkan dengan Andika Dharma Sena berstatus "diduga". Hingga kini tidak ada putusan pengadilan yang disajikan terkait perkara tersebut, sehingga dugaan itu tidak dapat ditulis sebagai sesuatu yang telah terbukti secara hukum. Pembedaan antara dugaan dan fakta terbukti ini penting ditegaskan agar pembaca tidak keliru memahami status perkara yang melatarbelakangi pemberhentian sang kapolres.
Penggantinya: AKBP Indra Maulana Saputra
Posisi Kapolres Sukoharjo kini diisi AKBP Indra Maulana Saputra, menyusul mutasi atau rotasi jabatan di tubuh Polri. Kehadiran perwira baru ini membuat profilnya menjadi sorotan, dan paruh kedua pemberitaan mengenai pergantian ini pun banyak mengulas latar belakang sang kapolres baru.
AKBP Indra Maulana Saputra berasal dari Sukabumi, Jawa Barat. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian atau Akpol angkatan 2006. Riwayat pendidikannya tercatat meliputi Sarjana Hukum dari Universitas Batanghari Jambi serta gelar Magister Sains atau M.Si Kajian Ilmu Kepolisian dari Universitas Indonesia.
Riwayat Karier sang Kapolres Baru
Perjalanan karier Indra Maulana Saputra tercatat dimulai di Polda Jambi pada 2006 hingga 2010. Ia kemudian menjabat Kasat Reskrim Polres Subang pada 2014, lalu Kapolsek Kalideres, Jakarta Barat, pada 2019. Setelah itu, ia bertugas di Mabes Polri sebagai Kasubag Lekgassus Baggassus Robinkar SSDM Polri.
Sebelum memimpin Polres Sukoharjo, Indra menjabat Kapolres Boyolali pada Januari hingga November 2026. Barulah pada November 2026 ia mengemban amanah sebagai Kapolres Sukoharjo hingga sekarang, menggantikan Andika Dharma Sena yang diberhentikan tidak dengan hormat.
Menjawab Pertanyaan: Dulunya Tugas di Jatim?
Salah satu pertanyaan yang mengemuka adalah apakah Indra Maulana Saputra dulunya pernah bertugas di Jawa Timur atau Jatim. Jawabannya, berdasarkan daftar karier yang tercantum, adalah tidak ada. Daftar penugasan tersebut sama sekali tidak memuat satu pun penugasan di Jawa Timur, sehingga klaim penugasan di Jatim tidak memiliki dasar dari riwayat karier yang tercatat.
Dengan demikian, rangkaian mutasi ini menghadirkan dua cerita sekaligus: berakhirnya masa jabatan seorang kapolres melalui pemberhentian tidak dengan hormat yang dilatarbelakangi dugaan yang belum dibuktikan di pengadilan, dan datangnya perwira asal Sukabumi lulusan Akpol 2006 yang rekam jejaknya membentang dari Polda Jambi, Subang, Jakarta Barat, Mabes Polri, hingga Boyolali sebelum akhirnya memimpin Sukoharjo. Publik kini menanti kiprah sang kapolres baru dalam memimpin Polres Sukoharjo menggantikan pendahulunya.
