Di sana ia mendapatkan pelatihan yang ia butuhkan: sering tampil di depan penonton dan belajar mengendalikan panggung.
Menaklukkan Panggung Meksiko
Kim pertama kali mencoba stand-up bahasa Spanyol di Spanyol, tetapi kesulitan visa membuatnya pindah ke Meksiko. Ia memilih Mexico City karena memiliki budaya pertunjukan yang aktif.
Awalnya, lebih dari 90 persen penampilannya di Meksiko tidak berhasil. Namun, ia terus berlatih dan belajar dari kegagalan.
Kini, situasinya berbalik.
Kim mampu membuat penonton tertawa dengan lelucon yang sering kali berkaitan dengan identitas Koreanya dan kehidupan sehari-hari di Meksiko.
Ia juga memanfaatkan pengalamannya dipanggil 'chino' di Peru untuk memahami prasangka dan pentingnya konteks dalam komunikasi.
Kim percaya bahwa komedi adalah sikap hidup, bukan sekadar pekerjaan. Ia ingin terus melakukan stand-up comedy sepanjang hidupnya.
Meskipun saat ini keluarganya menghadapi masalah visa, Kim yakin bahwa dengan waktu dan jarak, masalah itu bisa menjadi bahan lelucon.
