Jakarta memiliki lima taman yang beroperasi selama 24 jam dan dapat diakses tanpa biaya.
Fasilitas ini menjadi alternatif wisata malam bagi warga maupun wisatawan yang ingin menikmati ruang terbuka hijau.
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan ruang publik yang lebih hidup.
Lima taman pionir ini berada di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan dengan karakter yang berbeda-beda.
Lima Taman 24 Jam dan Daya Tariknya
Lapangan Banteng menawarkan air mancur menari, amfiteater terbuka, plaza komunitas, dan jalur pedestrian.
Pencahayaan malam membuat kawasan ini memiliki suasana berbeda dibandingkan siang hari.
Taman Menteng menyediakan lapangan basket, area joging, dan ruang terbuka yang sering digunakan komunitas olahraga.
Salah satu pengunjung, Erwin Ernowo, menyebut taman ini menjadi tempat rutin komunitasnya berlatih basket.
Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di kawasan Blok M memadukan ruang hijau dengan fasilitas membaca, ruang diskusi, Wi-Fi, dan area komunitas.
Lokasinya yang terhubung dengan MRT Jakarta menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang mengandalkan transportasi umum.
Taman Ayodya menawarkan suasana lebih santai dengan danau, pepohonan rindang, dan jalur pedestrian.
Tempat ini cocok untuk melepas penat setelah beraktivitas di tengah kota.
Taman Langsat melengkapi daftar lima taman yang dapat dikunjungi selama 24 jam.
Dengan akses gratis, kelima taman ini menjadi pilihan wisata malam yang ramah di kantong.
