unique visitors counter
⌂ Beranda News Jakarta Bebas Abu Vulkanik, Pemprov DKI Masih Siram Water Mist
News

Jakarta Bebas Abu Vulkanik, Pemprov DKI Masih Siram Water Mist

Petugas menyemprotkan water mist di jalan protokol Jakarta
Lima Bandara Indonesia Dibuka Kembali Setelah Abu Vulkanik Anak Krakatau
A A Ukuran Teks16px

Jakarta dipastikan telah berada di luar zona bahaya sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Meski sebaran debu sudah sirna dari peta pemantauan, BPBD Jakarta tetap melakukan langkah siaga darurat.

Petugas terus memantau dinamika kualitas udara dan berkoordinasi dengan BMKG serta PVMBG untuk mengantisipasi arah angin susulan.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, membenarkan bahwa sebaran abu vulkanik baru sudah tidak lagi menembus Ibu Kota sejak Senin, 7 September 2026.

"Antisipasi tetap kita lakukan dengan terus berkoordinasi dan memonitoring serta berkomunikasi dengan BMKG dan PVMBG," kata Marulitua saat dikonfirmasi, Selasa, 8 September 2026.

Puluhan Armada Tangki Air Dikerahkan

Untuk membersihkan sisa residu abu yang menempel di pepohonan serta menekan partikulat halus di udara, Pemprov Jakarta mengoperasikan belasan unit armada water mist di koridor jalan protokol.

"Namun, karena abu vulkanis berada di lapisan udara, kondisi tersebut tentunya dapat mengganggu penerbangan," ujarnya.

Marulitua menyampaikan, penyemprotan air menyasar kawasan Silang Monas, Jalan Thamrin-Sudirman, hingga ruas jalan utama di lima wilayah kota administratif.

Pengerahan armada tangki air dari Dinas Gulkarmat, DLH, hingga Distamhut dilakukan untuk mengembalikan kesegaran kualitas udara ibu kota.

"Sudah turun sebaran abunya, sekarang sudah tidak ada lagi masuk ke wilayah Jakarta berdasarkan peta sebaran abu vulkanis yang dikeluarkan oleh BMKG," ucapnya.

📰 Update Terbaru