Katy Perry mengungkapkan bahwa Justin Trudeau adalah 'hadiah terindah' yang datang saat hidupnya terasa berat. Hal ini terjadi setelah ia berpisah dengan Orlando Bloom.
Pernyataan itu disampaikan Katy dalam wawancara dengan People yang dirilis pada Rabu (2/9).
Ia menilai perpisahan dengan Bloom yang terjadi saat memulai The Lifetimes Tour sangat membebani dirinya.
Katy memulai tur tersebut pada April 2025 di Meksiko. Kemudian pada Juli 2025, ia dan Orlando Bloom mengonfirmasi hubungan mereka berakhir.
Saat itu, Perry masih keliling kota di AS. "Tahun lalu sangatlah berat," kata Perry seperti diberitakan Page Six pada Kamis (3/9).
"Itu mungkin masa-masa terberat. Teman-teman saya sedang berkumpul di kampung halaman.
Saya menangis dan merasa begitu jauh," lanjutnya.
"Tapi kemudian 'malaikat-malaikat' saya turun tangan. Mereka benar-benar hadir untuk saya.
Saya belajar bagaimana kembali menekuni panggilan hidup," ujarnya.
"Dan saya mendapatkan hadiah terindah dari tur ini: saya bertemu dengan cinta dalam hidup saya," katanya merujuk Justin Trudeau, mantan Perdana Menteri Kanada.
Perry dan Trudeau pertama kali dikabarkan memiliki hubungan asmara ketika terlihat makan malam bersama di Montreal, Kanada, pada Juli 2025.
Hal itu terjadi tak lama setelah kabar perpisahan Perry dan Bloom.
"Saya tidak akan bertahan dalam suatu hubungan selama sembilan tahun jika tidak ada hal-hal yang sangat penting untuk dipelajari," kata Perry soal cerita lamanya dengan Bloom.
"Setiap hubungan adalah guru. Saya harus melepaskannya agar bisa melangkah maju," tambah Katy Perry.