Busan International Rock Festival akan menampilkan 99 aksi musik di Samnak Ecological Park pada Oktober mendatang.
Festival yang dijadwalkan berlangsung pada 2-4 Oktober ini akan menghadirkan band rock asal Inggris, The Libertines, sebagai penampil utama terakhir.
Selain itu, akan tampil pula musisi Korea seperti Jang Beom-jun, Broccoli, You Too, N. Flying, Kwon Jin-ah, Say Sue Me, dan Lucy.
Dari Jepang, Aina the End dan Hanabie turut meramaikan acara, bergabung dengan nama-nama yang telah diumumkan sebelumnya seperti Avenged Sevenfold, Megadeth, Songgolmae, Jannabi, Creepy Nuts, Suchmos, Hanroro, dan WOODZ.
Dukungan untuk Wisatawan Asing
Pemerintah Kota Busan memperluas penjualan tiket ke luar negeri melalui platform perjalanan global seperti Klook, KKday, dan Trip.
com.
Paket yang ditawarkan menggabungkan tiket festival dengan produk wisata lokal.
Bus antar-jemput pulang-pergi akan menghubungkan Bandara Internasional Gimhae dan Stasiun Busan dengan lokasi festival, serta tersedia pemandu untuk pengunjung internasional.
Wisatawan asing juga dapat membeli paket tiket festival dengan transportasi pulang-pergi dari area metropolitan Seoul melalui platform k.
ride dari Kakao Mobility yang khusus untuk orang asing.
KakaoMap akan menyediakan informasi tentang fasilitas festival dan restoran di sekitar Distrik Sasang, dengan bisnis yang berpartisipasi menawarkan diskon dan manfaat lain bagi pengunjung festival.
Setelah pertunjukan selesai, pengunjung akan didorong untuk menginap di dekat lokasi melalui Bu-long Night, program larut malam di Sasang Indie Station yang diselenggarakan bersama Busan Cultural Foundation.
Festival ini juga akan mengadakan "Rookies on the BU-ROCK," kompetisi untuk artis pendatang baru di Hidden Stage, yang dapat dihadiri gratis tanpa tiket festival.
Kompetisi ini menawarkan total hadiah 15 juta won (sekitar $11.000), dengan tiga besar berkesempatan tampil di festival 2027 dan dua besar mendapat kesempatan untuk tampil di luar negeri.
Na Yoon-bin, kepala biro pariwisata dan MICE Busan, mengatakan penyelenggara berupaya membuat festival tahun ini lebih mudah diakses oleh pengunjung internasional sambil menghubungkan musik dengan pariwisata dan bisnis lokal.
