unique visitors counter
⌂ Beranda News Viral dan Kontroversial! 4 Fakta Karnaval Pekalongan: Dari Dugaan Satanisme hingga Kematian Pengrajin Batik Berkostum Monster
News

Viral dan Kontroversial! 4 Fakta Karnaval Pekalongan: Dari Dugaan Satanisme hingga Kematian Pengrajin Batik Berkostum Monster

Viral dan Kontroversial! 4 Fakta Karnaval Pekalongan: Dari Dugaan Satanisme hingga Kematian Pengrajin Batik Berkostum Monster
Pekalongan • Instagram
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

2. Tragedi Kematian Ahmad Faiz dan Bantahan Isu Kutukan Kostum

Di tengah hiruk-pikuk viralnya video pertunjukan kontroversial, publik dikejutkan oleh kabar duka. Seorang peserta karnaval bernama Ahmad Faiz ditemukan meninggal dunia pada Jumat (11/9/2026) pagi, atau tepat sehari setelah ia unjuk gigi dalam karnaval tersebut.

Kematian Faiz seketika memicu spekulasi liar di kalangan warganet. Pasalnya, mendiang tampil mengenakan kostum monster yang menyeramkan. Tak butuh waktu lama, muncullah narasi tak berdasar yang mengaitkan kematian Faiz dengan "kutukan" atau efek mistis dari kostum dan pertunjukan bernuansa gelap yang ia bawakan.

Namun, pihak keluarga dengan tegas membantah isu mistis tersebut. Dalam klarifikasinya, keluarga mengungkapkan bahwa Faiz, yang sehari-hari bekerja sebagai pengrajin batik di Simbang Kulon, meninggal dunia akibat kelelahan fisik yang ekstrem (fatigue).

"Sebelum tampil Kamis malam, almarhum sudah ikut mempersiapkan karnaval selama dua hari berturut-turut. Sambil tetap bekerja sebagai pengrajin batik, ia hanya tidur 1 hingga 2 jam sehari," ungkap pihak keluarga. Kelelahan fisik yang tak tertahani inilah yang diduga menjadi penyebab utama tutupnya usia sang pengrajin batik berbakat tersebut. Jenazahnya kini telah dimakamkan dengan layak, meninggalkan duka mendalam bagi warga setempat.

3. Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Tengah Karnaval

Tak hanya soal kematian dan isu mistis, acara yang seharusnya berjalan khidmat ini juga diwarnai insiden fisik. Beredar informasi di masyarakat bahwa telah terjadi aksi pengeroyokan massal antara peserta dan penonton.

Menanggapi hal ini, panitia penyelenggara SKNC 2026 segera memberikan klarifikasi resmi. Mereka membenarkan adanya insiden perkelahian, namun membantah keras jika hal tersebut dikategorikan sebagai pengeroyokan massal.

📰 Update Terbaru